Senin , 16 September 2019
Home / Daerah / Lebong / 100 Ton Jeruk Terjual

100 Ton Jeruk Terjual

Rosjonsyah

PELABAI – Selama libur lebaran, penjualan jeruk gerga asli produksi petani Lebong di Kecamatan Rimbo Pengadang menembus angka 100 ton. Rata-rata jeruk asli produksi Lebong itu dibeli warga dari berbagai daerah yang mudik lebaran ke Lebong. ‘’Umumnya jeruk gerga ini dijadikan warga sebagai oleh-oleh kepada keluarga yang hendak mudik,’’ kata Bupati Lebong, H. Rosjonsyah, S.IP, M.Si.

Dengan jumlah penjualan yang terbilang tinggi, Rosjonsyah berharap semakin banyak masyarakat Lebong yang membudidayakan jeruk gerga. Selain cocok dengan cuaca dan iklim di Lebong, jeruk gerga juga memiliki nilai jual yang cukup tinggi. Per kilogram rata-rata dijual Rp 20 ribu. ‘’Saya minta Disperkan (dinas pertanian dan perikanan, red) dan pihak Kecamatan Rimbo Pengadang terus mendorong masyarakat mengembangkan budidaya jeruk gerga,’’ tukas Rosjonsyah.

Sementara Wandi (45), penjual jeruk gerga di lintas Muara Aman-Curup, persisnya Kelurahan Rimbo Pengadang, Kecamatan Rimbo Pengadang mengaku dalam sehari ia mampu menjual jeruk gerga hingga 3 ton selama libur lebaran. Hingga Selasa (11/6) ia telah menjual lebih 30 ton jeruk gerga. ‘’Di sini bukan hanya saya yang berjualan jeruk gerga asli Lebong, ada sekitar 30an warga yang membuka kios jeruk asli Lebong,’’ tutur Wandi.

Eko Hatmono (29), warga Kepahiang yang kedapatan membeli jeruk gerga asli Lebong di kios jeruk Kelurahan Rimbo Pengadang mengaku rutin membeli jeruk gerga asli Lebong setiap lebaran. Walau hanya sekadar untuk oleh-oleh bagi keluarganya yang hendak mudik balik ke Pulau Jawa, jeruk yang dibelinya bisa mencapai 200 kilogram. ‘’Saya keluarga besar, satu keluarga bisa membawa pulang lima sampai sepuluh kilogram jeruk. Keluarga saya suka jeruk gerga asli Lebong karena rasanya yang manis,’’ ungkap Eko. (sca)

Berita Lainnya

2020, KIA Syarat Masuk Sekolah

PELABAI – Kesadaran masyarakat Kabupaten Lebong mengurus administrasi kependudukan, khususnya Kartu Identitas Anak (KIA) terbilang ...

error: Content is protected !!