Kamis , 27 Juni 2019
Home / Borgol / Dilapor ke Polisi, Developer Menghilang

Dilapor ke Polisi, Developer Menghilang

DATANGI POLDA: Tampak pelapor, Sutan Asri (38) warga Desa Sukarami, Kabupaten Benteng saat mendatangi Polda Bengkulu, Selasa (11/6).(foto: hasrul/rb)

BENGKULU – Penyidik Subdit Hardabangtah Ditreskrimum Polda Bengkulu kembali memeriksa pelapor kasus cek kosong, Sutan Asri (38) warga Desa Sukarami Kecamatan Taba Penanjung Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), untuk ketiga kalinya.

Sutan sebelumnya melaporkan mitra kerjanya berinisial, He yang merupakan developer perumahan dari PT. BSP. Dalam laporannya itu He ditenggarai telah melakukan dugaan penipuan dalam kerjasama pemasokan pintu, jendela, dan kusen pada perumahaan milik terlapor. Namun belakangan sisa yang belum dibayarkan sebesar Rp 95 juta tak kunjung dibayarkan.

Setelah melaporkan kasus ini ke polisi, Sutan Asri mengakui jika dirinya tak lagi mengetahui keberadaan terlapor He. Sebelum melapor, dia bias bertemu dengan He untuk membicarakan penyelesaian. Namun tak ada itikad baik darinya. “Terakhir dia berikan cek, yang ternyata setelah saya cairkan cek itu kosong. Sampai sekarang dia menghilang, nggak tahu keberadaannya,” kata Sutan Asri.

Sutan berharap dengan laporan yang dilayangkannya ke polisi tersebut dapat diusut. Dia juga berharap He yang diduga telah melakukan penipuan terhadapnya dapat ditangkap. “Kalau dalam perjanjian kami dulu, saya memasok untuk tiga lokasi yakni di Pagar Dewa, Pekan Sabtu dan Betungan. Total semuanya Rp 185 juta, namun  sisanya sebesar Rp 95 juta sampai saat ini belum dibayarkan dan malah ditipunya pakai cek kosong,” tambah Sutan yang mengaku sudah bertahun-tahun jadi pengusaha meubel di daerahnya itu,

Dari pantauan RB, penyidik kembali melakukan pemeriksaan terhadap pelapor guna melengkapi keterangan sebelumnya. Sutan sendiri sebelumnya sudah diperiksa sebanyak dua kali. Dalam rangka tindaklanjut laporan itu penyidik juga sudah meminta keterangan sejumlah saksi terkait, termasuk juga meminta alat-alat buktinya. (zie)

Berita Lainnya

Pidana Narkotika Lebih Dominan!

BENGKULU – Bahaya narkotika masih mengancam Bengkulu yang termasuk daerah peredaran barang berbahaya yang merusak ...

error: Content is protected !!