Senin , 16 September 2019
Home / Daerah / Kepahiang / DPMPTSP Rampungkan 737 Perizinan

DPMPTSP Rampungkan 737 Perizinan

PELAYANAN: Petugas DPMPTSP tengah melayani salah satu masyarakat yang mengurus perizinan, Selasa (11/6).(foto: ARIE/RB)

KEPAHIANG – Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kepahiang mengklaim hingga 31 Mei lalu, sudah merampungkan sebanyak 737 perizinan yang diajukan oleh masyarakat. Perizinan yang rampung tersebut mayoritas didominasi oleh Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP).

Diungkap Kasi Perizinan II DPMPTSP Kepahiang, Dadang Hadisa Putra meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya perizinan dalam berkegiatan akan menjadi tolok ukur akan kemajuan Kabupaten Kepahiang ke depannya. Ia bahkan mengaku 737 izin yang telah dikeluarkan di 5 bulan pertama 2019 tersebut meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Pada 2018 lalu selama 1 tahun kita berhasil mengeluarkan 1.156 izin yang juga didominasi oleh IMB dan SIUP. Pada 5 bulan pertama tahun lalu masih rendah dibandingkan tahun ini, berada pada kisaran angka 300-an perizinan yang telah kita keluarkan,” bebernya.

Bahkan saking tingginya animo masyarakat akan pentingnya perizinan, pada libur lebaran lalu DPMPTSP tetap membuka pelayanan. Alhasil selama 2 hari dibukanya pelayanan, sebanyak 15 perizinan berhasil diterbitkan yang terdiri dari 13 SIUP dan 2 izin praktek bidan. “Kita berharap tahun ini angka perizinan yang kita keluarkan semakin meningkat, kendati memang kita tidak ditargetkan apapun terkait perizinan ini,” ujar Dadang.

Kendati demikian, Dadang mengaku dari setiap perizinan yang dikeluarkan tersebut, Pemkab Kepahiang memiliki peluang untuk mendapatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) atas setiap kegiatan yang dilakukan. Diketahui untuk tahun 2019 ini DPMPTSP dibebankan target PAD sebesar Rp 230 juta, dan baru tercapai Rp 55 juta hingga April 2019 lalu.

“Kalau tahun sebelumnya beban PAD kita sama, yakni Rp 230 juta. Namun yang tercapai di akhir 2018 hanya Rp 133,9 juta. Kita berharap tahun ini beban PAD kita bisa tercapai maksimal, dari pajak yang dibayarkan oleh usaha yang telah memiliki perizinan,” harap Dadang.(sly)

Berita Lainnya

2020, Dana Kelurahan Terancam Setop

KEPAHIANG – Dana Kelurahan di Kabupaten Kepahiang senilai mencapai Rp 13 miliar, tahun 2020 mendatang ...

error: Content is protected !!