Minggu , 22 September 2019
Home / Daerah / Kepahiang / Pemkab Klaim RSUD Jalur Dua Belum Ada Izin

Pemkab Klaim RSUD Jalur Dua Belum Ada Izin

SEPI: RSUD Jalur Dua yang sepi karena belum memiliki izin operasional.(foto: ARIE/RB)

KEPAHIANG – Persoalan RSUD Jalur Dua milik Pemkab Rejang Lebong (RL) yang berada di lahan milik Pemkab Kepahiang di Kecamatan Merigi, sampai saat ini belum menemukan titik terang. Hingga saat ini Pemkab RL dinilai tidak serius mengurus perizinan terkait operasional RSUD tersebut. Hal ini diungkapkan Bupati Kepahiang di sela-sela kegiatan diskusi pembangunan dengan insan media di aula Setdakab Kepahiang, Selasa (11/6).

Diungkapkan Bupati, ada beberapa perizinan terkait operasional RSUD Jalur Dua yang belum lengkap yakni izin lokasi, izin lingkungan dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Menurutnya, seluruh perizinan tersebut harus diurus ke Pemkab Kepahiang selaku pemilik sah lahan RSUD Jalur Dua.

“Karena RSUD tersebut berada dalam wilayah yuridiksi Kabupaten Kepahiang, jadi seluruh perizinannya harus diurus di Pemkab Kepahiang. Saat ini ada beberapa izin terkait RSUD tersebut yang belum, yakni izin lingkungan seperti Amdal, IMB dan izin operasional,” jelas Bupati.

Bupati menambahkan, Izin Mendirikan Bangunan (IMB) RSUD tersebut sudah diajukan Pemkab RL dan saat ini tengah diproses di Dinas PMPTSP Kepahiang. Sementara itu izin praktik belum diajukan ke Dinas Kesehatan Kepahiang. Selanjutnya untuk izin lingkungan terkait Amdal masih diproses oleh konsultannya.

“Kita berharap Pemkab RL bisa segera melengkapi seluruh perizinan tersebut, agar RSUD bisa segera beroperasi. Karena perlu ditegaskan, Pemkab Kepahiang tidak akan menghalang-halangi beroperasinya RSUD tersebut, bahkan Pemkab Kepahiang sangat mendukung berdirinya RSUD itu,” terangnya.

Ia juga mengatakan Pemkab Kepahiang tidak memiliki target apapun dalam menjadikan RSUD Jalur Dua tersebut sebagai profit centre, hanya saja ia berharap dengan adanya RSUD itu, peningkatan ekonomi masyarakat Kepahiang yang berada di sekitarnya bisa meningkat sehingga menghasilkan kesejahteraan bersama.

“Kalau untuk profit, kita tidak bisa mengambil dari RSUD Jalur Dua, lantaran RSUD tersebut bukan milik Pemkab Kepahiang. Ditambah lagi seluruh pelayanan kesehatan saat ini kan sudah digratiskan oleh pemerintah. Hanya saja kita berharap ada kerjasama terkait retribusi parkir dan peningkatan ekonomi masyarakat sekitar,” harap Bupati.(sly)

Berita Lainnya

Tiga Organisasi Perangkat Daerah Baru Aktif Awal Tahun

KEPAHIANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang, menargetkan awal tahun 2020 mendatang, tiga Organisasi Perangkat Daerah ...

error: Content is protected !!