Minggu , 22 September 2019
Home / Metropolis / Bingung Cari Tempat Tinggal

Bingung Cari Tempat Tinggal

BONGKAR: Pemilik bangunan liar di Jalan Citanduy sekitar lapangan golf Lingkar Barat, mulai membongkar sendiri bangunan mereka. Kamis (13/6), Satpol PP Provinsi Bengkulu akan membongkar semua bangunan liar di area tersebut. (foto: yudi/rb)

BENGKULU – Beberapa pemilik bangunan liar yang berdiri di Jalan Citanduy tepatnya di sekitar lapangan golf Lingkar Barat, mulai membongkar sendiri bangunan semi permanen milik mereka. Hal ini dilakukan, setelah adanya rencana Satpol PP yang akan membongkar paksa bangunan liar tersebut.

Pantauan RB kemarin (12/6), sudah banyak warga yang melakukan pembongkaran sendiri dan mengungsikan barang-barang mereka ke tempat keluarga maupun temannya. Pembongkaran itu dilakukan untuk menghindari kerusakan akibat pembongkaran paksa sehingga beberapa barang masih bisa digunakan lagi.

Salah Satu warga yang akan terkena pembongkaran, Lili Kusuma (37) mengatakan dirinya sudah tiga tahun menetap di sekitar lapangan golf tersebut. Setelah mengetahui adanya peringatan tentang pembongkaran paksa bangunan liar di kawasan lapangan golf ia lebih memilih untuk membongkar sendiri. Ia berencana untuk mengungsi dahulu kerumah tetangganya dan menitipkan barang-barang miliknya.

Ia mengharapkan adanya toleransi dari pemerintah terkait dengan pembongkaran paksa tersebut. Ia mengharapkan adanya bantuan ataupun lokasi baru yang bisa ditinggali. Itu dikarenakan ia tidak memiliki uang untuk mencari kontrakan.

“Harapan kita adalah dengan dibongkar ada bantuan dari pemerintah dengan membolehkan kami membangun di tempat yang ditentukan, Kami butuh tempat tinggal, Mau mencari kontrakan modal tidak ada apalagi mau membeli tanah,”ungkapnya.

Sama halnya dengan Yuda Ardiansyah (20), ia mengaku bingung mau kemana setelah bangunan miliknya dibongkar oleh Satpol PP. Ia bersama ibunya tengah pusing memikirkan kemana lagi akan tinggal karena sudah 1 tahun lebih mereka di sana. Untuk itu berharap adanya bantuan dari pemerintah untuk pemberian tempat yang boleh dibuat bangunan.

“Kami tahu bangun di lahan pemerintah. Sering Satpol PP datang, ngasih peringatan dan terakhir mereka mau bongkar paksa. Kami belum tahu mau kemana, belum ada tempat tinggal,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Provinsi, Herman Sahrial, SH.MM mengatakan pihaknya dari Januari lalu sudah mengimbau agar para penghuni bangunan liar di sekitar lapangan golf secara sadar untuk membongkar bangunannya. Hal tersebut merupakan langkah persuasif yang dilakukan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam upaya penegakan peraturan daerah.

Namun, setelah melewati beberapa kali teguran dan tidak diindahkan, Satpol PP akan mengambil tindakan tegas berupa pembongkaran paksa menggunakan alat berat.(cw1)

Berita Lainnya

Danlanal Bengkulu, Tutup Pendidikan Karakter 427 Siswa

BENGKULU– Komandan Pangkalan TNI AL ( Danlanal ) Bengkulu, Letkol Laut ( P ) M ...

error: Content is protected !!