Senin , 16 September 2019
Home / Metropolis / Gelombang Tinggi, Dilarang Berlayar

Gelombang Tinggi, Dilarang Berlayar

BERLABUH: Kapal Ferry Pulo Tello masih bersandar di dermaga Pulau Baai. Kapal tujuan Pulau Enggano ini dilarang berlayar karena ombak tinggi mencapai 6 meter. (foto: rahmad saputra/rb)

BENGKULU – Cuaca buruk berupa gelombang tinggi mencapai 3 meter hingga 6 meter terjadi sejak Selasa (11/6) lalu. Diprediksi, kondisi itu akan terjadi hingga Sabtu (15/6). Karena tinggi gelombang cukup membahayakan, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Bengkulu, pun melarang seluruh kapal untuk berlayar.

Larangan untuk berlayar kepada seluruh kapal tersebut sudah diterbitkan KSOP pada tanggal 11 juni 2019 lalu. Disebutkan, gelombang tinggi di wilayah perairan laut Bengkulu itu sangat membahayakan bagi kapal yang hendak berlayar.

Hal itu dikatakan Kasi Keselamatan Berlayar Penjagaan dan Patroli KSOP Bengkulu, Mulyadi, SH, MH. Menurutnya, larangan itu berdasarkan rekomendasi dari BMKG yang menyebutkan akan adanya gelombang tinggi dan angin kecang.

“KSOP menindaklanjuti imbauan dari BMKG mengenai potensi adanya gelombang tinggi dan angin kencang di perairan Bengkulu dan Enggano dengan tinggi gelombang 4 meter hingga 6 meter. Oleh karena itu sementara kami menunda izin pelayaran kepada seluruh kapal,” jelasnya.

Mulyadi mengatakan untuk kapal penumpang Sabuk Nusantara dan Pulo Tello dengan rute Pulau Enggano- Bengkulu sudah selesai masa arus mudiknya, yaitu sejak H-7 lebaran hingga H+4 lebaran. akan tetapi KSOP akan terus memantau perkembangan cuaca. Apabila cuaca sudah mulai membaik beberapa hari ke depan perizinan berlayar akan diterbitkan sesegera mungkin.

“Sejauah ini tidak ada keluhan dari penumpang, memang sempat beberapa hari lalu penumpang menunggu di pelabuhan. Lebih baik tidak berangkat dari pada tidak sampai, karena keselamatan jiwa menjadi prioritas utama kita,” tutupnya.

Bengkulu Diguyur Hujan Petir

Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi Dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu meminta warga Bengkulu untuk waspada, 4 hari ke depan karena akan turun hujan deras disertai petir hingga angin kencang.

BMKG memberikan peringatan dini bahwa Provinsi Bengkulu akan di guyur hujan dengan intensitas lebat yaitu 50-100 mm/hari disertai petir atau guntur dan angin kencang dengan kecepatan angin 10 knot hingga 25 knot.

Prakirawan Cuaca BMKG Bengkulu, Anjasman menjelaskan BMKG pusat telah memberikan peringatan dini kepada BMKG Bengkulu mengenai perkiraan  cuaca 1 minggu ke depan. Saat ini ada fenomena gangguan gelombang atmosfer atau disebut Madden Julian Oecilation (MJO) yang masuk ke wilayah indonesia membawa masa udara basah, sehingga berpotensi menimbulkan awan untuk terjadinya hujan lebat.

“Kami menginformasikan kepada seluruh warga Bengkulu, mulai tanggal 11 Juni hingga 16 Juni Bengkulu akan diguyur hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang, bahkan ada gelombang tinggi. Dihimbau kepada msyarakat agar tetap waspada,” imbaunya. (cw2)

Berita Lainnya

26 Peserta Ikuti Diklat YPRB Angkatan ke X

BENGKULU – Sebanyak 26 peserta mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) Jurnalistik angkatan ke 10, Senin (16/9). ...

error: Content is protected !!