Selasa , 18 Juni 2019
Home / Metropolis / Pasca Lebaran, Kartu Pencari Kerja Laris Manis

Pasca Lebaran, Kartu Pencari Kerja Laris Manis

TUNJUK :  Pegawai di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Bengkulu saat menunjukan bagan tentang jumlah pencari kerja di Kota Bengkulu yang terus mengalami peningkatan setiap bulannya. (foto: yudi/rb)

BENGKULU –  Setelah momen lebaran, pemohon kartu kuning (kartu pencari kerja) di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Bengkulu laris manis. Permintaan kartu pencari kerja mengalami peningkat dibanding hari-hari biasa.

Hal itu terlihat dalam waktu 3 hari setelah libur lebaran saja sudah ada 23 orang yang mengajukan permohonan untuk pencetakan kartu kuning. Sebagian besar pemohon kartu kuning adalah barus lulus sekolah. Kepala Bidang Penempatan dan Pelatihan Tenaga kerja Disnakertrans Kota Bengkulu, Hj. Yulia SE M.Si
mengatakan jumlah tersebut jika dilihat secara umum terjadi peningkatan dibanding hari biasa.

Jumlah itu bisa bertambah lagi, mengingat banyaknya lowongan pekerjaan yang mulai dibuka pasca lebaran ini. Selain itu, faktor banyaknya siswa SMA sederajat yang baru lulus, diprediksi akan membuat permintaan kartu pencari kerja ini terus meningkat. Berdasarkan catatan Dinaskertrans, jumlah pencari kerja di Kota Bengkulu sampai dengan akhir Mei lalu mencapai 1.748 orang dan masih akan terus bertambah.

“Jumlah pemohon pencetakan kartu kuning meningkat dan rata-rata mereka ingin kerja di luar provinsi, untuk itu mereka membuat kartu kuning, ditambah lagi momennya ini sesudah lebaran karena biasanya banyak lowongan yang terbuka,” jelasnya.

Ia menambahkan, untuk mengatasi dan membantu mengurangi angka pengangguran di Kota Bengkulu pihaknya menyiapkan program pelatihan keterampilan. Program pelatihan ini ditujukan agar para pencaker dapat menciptakan lapangan kerja mereka sendiri berbekal dari pelatihan keterampilan yang diperoleh. Selain itu ia juga berfokus untuk membantu meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) para pencari kerja.

Pihaknya juga membantu menjembatani antara pembuka lowongan kerja dengan pencari kerja untuk lebih mementingkan putra asli daerah terlebih dahulu. “Kita berupaya agar para pencari kerja bisa tertampung, bisa mengurangi angka penangguran, untuk itu kita meningkat SDM dari putra daerah agar mereka mendapatkan pekerjaan,” tutupnya.(cw1)

Berita Lainnya

Abaikan Hak Pejalan Kaki Bisa Dipenjara 1 Tahun

BENGKULU – Ini peringatan bagi masyarakat yang kerap mengabaikan hak-hak pejalan kaki. Misalnya memanfaatkan trotoar ...

error: Content is protected !!