Kamis , 22 Agustus 2019
Home / Berita utama / Rp 10 Miliar, Bangun Pantai Panjang

Rp 10 Miliar, Bangun Pantai Panjang

AKAN DIPERCANTIK: Kawasan wisata Pantai Pajang yang tahun ini kembali mendapat suntikan dana pembangunan sejumlah Rp 10 miliar. (foto: yunike/rb)

BENGKULU – Kawasan Pantai Panjang yang merupakan objek wisata andalan Bengkulu, tahun ini mendapat suntikan dana pembangunan dari pemerintah pusat. Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Bengkulu, mengucurkan anggaran Rp 10 miliar untuk penataan kawasan Pantai Panjang. Anggaran sejumlah tersebut untuk penataan tahap pertama, yang dimulai dari Pasir Putih.

Kepala BPPW Bengkulu Ir. Daniel Kuddi mengatakan titik nol pembangunan dan penataan kawasan Pantai Panjang-Sungai Hitam untuk tahap pertama, yaitu pantai Pasir Putih sepanjang 250 meter tak lama lagi akan dimulai. Anggaran yang dialokasikan dari Kementerian PUPR Rp 10 miliar untuk beberapa item pekerjaan. (lengkap lihat grafis).

“Target pekerjaan 6 bulan, mulai titik nol bulan depan karena kita masih menunggu revisi DIPA (daftar isian pelaksanaan anggaran). Rencananya nanti di lokasi tahap pertama ini kita beri nama Taman Pantai Pasir Putih,” ujar Daniel saat ekspose di ruang Media Centre (MC) Pemprov Bengkulu didampingi Kadis Kominfotik Provinsi Bengkulu Jaduliwan, SE, MM kemarin.

Daniel menerangkan penataan kawasan Pantai Panjang ini tidak hanya dilaksanakan tahun ini saja. Direncanakan tahun depan pembangunan tahap 2 akan dilanjutkan dengan alokasi anggaran sekitar Rp 15 miliar. Tahun ini DED untuk pembangunan tahap 2 ini sudah disusun. Untuk bangunan milik pemerintah yang masih bagus akan tetap dipertahankan, dan yang sudah rusak akan diperbaiki. Sementara lapak-lapak yang dibangun pedagang akan dibongkar digantikan bangunan yang lebih baik. Aset yang sudah dibangun oleh balai nantinya akan diserahterimakan ke Pemprov Bengkulu.

“Untuk sosialisasi dengan pedagang kita menggandeng pemkot karena yang punya wilayah. Sudah kita sosialisasikan dengan pedagang kalau sebentar lagi akan dimulai pembangunan,” jelasnya.

Gubernur Bengkulu Dr. drh. Rohidin Mersyah, MMA menambahkan dalam membangun  kawasan pantai panjang harus satu visi antara pemerintah provinsi, pemerintah kota maupun para investor yangg mau membangun. Sesuai masterplan yang sudah ada. Master plan pengembangan dan pengelolaan Pantai Panjang juga harus direview. Agar dari titik nol kawasan Pasir Putih hingga Sungai Hitam benar-benar memperhatikan aspek kelestarian lingkungan, dan  fungsi bangunan yang ada. Sehingga optimal untuk pengembangan pariwisata.

“Untuk keberadaan pedagang yang berada di lokasi penataan kawasan, saya minta agar didata sesuai jumlah pedagang yang ada. Nanti dinas, instansi terkait untuk dapat memberikan pembinaan dan pelatihan,” imbuh Rohidin.

Dengan adanya pembinan dan pelatihan untuk pedagang di kawasan Pantai Panjang, Rohidin berharap para pedagang ini nantinya mempunyai keterampilan dalam berdagang. Selain itu dapat ikut berperan aktif menjaga kebersihan, dan keindahan objek wisata andalan provinsi Bengkulu ini.(key)

Berita Lainnya

Resmi Dilantik, Anggota DPRD Kota Bengkulu Diminta Bersinergi dan Kerja Profesional

BENGKULU–  Pasca Pemilu Presiden RI dan Legislatif, termasuk Pemilihan Legislatif DPRD Kota Bengkulu 17 April ...

error: Content is protected !!