Selasa , 18 Juni 2019
Home / Berita utama / Tambah 10 Ribu Jamaah Haji

Tambah 10 Ribu Jamaah Haji

JAKARTA – Jamaah haji tahun ini ditambah 10 ribu orang menjadi 231.00 jamaah. Salah satu tantangannya adalah soal layanan kesehatan. Selain itu juga pengumpulan paspor.

Menurut catatan Kementerian Kesehatan, 60 persen jamaah merupakan lansia. Menteri Kesehatan Nila Moeloek menghimbau agar jemaah mengukur kemampuannya. ‘’Kalau mau mengerjakan sunah, harus dalam kondisi prima,’’ ucapnya.

Selain itu, jamaah haji harus menempuh perjalanan menggunakan pesawat selama sembilan hingga 12 jam dari embarkasi sampai ke Madinah atau Jeddah. Perjalanan haji yang lama di pesawat, menurut Nila, juga akan mempengaruhi kondisi kesehatan karena beberapa keadaan yang sakit dapat timbul dan memperberat keadaan jamaah yang mempunyai penyakit sebelumnya.

‘’Bertambahnya ketinggian dan berkurangnya kadar oksigen dan dapat menyebabkan sakit atau rasa tidak nyaman pada tubuh jamaah selama perjalanan seperti gangguan pernapasan, Deep Vein Thrombosis, dehidrasi, jet lag, dan mabuk udara,’’ kata Nila.

Menurut data tahun sebelumnya, sebanyak 2.366 jamaah haji mengalami sakit saat tiba di Arab Saudi dan beberapa di antaranya dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi. Tahun sebelumnya juga ada 54 jamaah haji masih tertinggal di Rumah Sakit Arab Saudil karena kondisi kesehatan yang belum laik terbang.

Saat ini jumlah Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) sebanyak 1.521 orang dan 306 Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) bidang kesehatan. Nila berharap pelayanan kesehatan penerbangan haji tahun ini dapat berjalan lebih baik. ‘’Mereka diharapkan dapat melakukan sosialisasi dalam bentuk promotif dan preventif kepada jamaah,’’ ucapnya.

Sementara itu proses pengumpulan paspor calon jamaah haji (CJH) oleh Kemenag pusat tersebut berlanjut. Kasubdit Dokumen dan Perlengkapan Haji Reguler Kemenag Nasrullah Jasam menuturkan, saat ini sudah ada 56.820 buku paspor CJH yang sudah terkumpul di Kemenag puas.

‘’Pada hari ke-19 kami menerima 6.927 buku paspor. Sehingga sekarang seluruhnya ada 56.820 buku paspor,’’ katanya saat diwawancara kemarin (12/6). Nasurllah menuturkan kemungkinan proses visa baru dibuka oleh pemerintah Saudi pada pertengahan bulan Syawal.

Jika dikonversi pada kalender masehi, maka pertengahan syawal itu diperkirakan pekan depan. Nasrullah mengatakan saat ini dari 34 provinsi di seluruh Indonesia, sudah ada 20 provinsi yang telah mulai mengirimkan paspor ke Kemenag pusat. Selain itu kelompok petugas haji dengan kuota 3.900 juga sudah mulai mengirimkan paspor.

Dia menjelaskan provinsi paling banyak yang sudah mengirimkan paspor adalah Jawa Barat. Dari total kuota jamaah haji sebanyak 39.198 orang, sudah terkumpul 20.647 buku paspor. Disusul Jawa Tengah dengan 6.917 buku paspor (kuota 30.860 jamaah) dan Jawa Timur sebanyak 6.319 buku paspor (kuota 35.706 jamaah). Sedangkan untuk kelompok petugas haji sudah terkumpul 2.477 buku paspor.(wan/lyn)

Berita Lainnya

Manajemen Bola Porwil Seleksi Pemain

BENGKULU – Pembentukan sepakbola Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Bengkulu, sempat banyak dipercanyakan mantan para pemain ...

error: Content is protected !!