Jumat , 15 November 2019
Home / Daerah / Curup Pos / Guru Honorer Tetap Diberdayakan

Guru Honorer Tetap Diberdayakan

Noprianto

CURUP – Meskipun Pemkab Rejang Lebong (Rejang Lebong) tahun 2018 lalu mendapatkan tambahan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) sebanyak 170 orang dari hasil seleksai CASN 2018, namun Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Rejang Lebong tetap akan memberdayakan guru honor yang ada saat ini. Dimana dari data terakhir masih ada 153 guru honor yang tersebar diberbagai sekolah SD maupun SMP negeri di 15 Kecamatan yang ada.

Diungkapkan Kepala Dinas Dikbud Kabupaten RL Drs. Noprianto, M.SI kepada RB, mereka akan melakukan terlebih dahulu pendataan ulang terhadap guru honor tersebut. Terlebih kontrak mereka kemungkinan habis seiring dengan berakhirnya tahun ajaran 2018/2019 pada Juni 2019 ini dan akan memulai thaun ajaran baru 2019/2020.

‘’Nantinya akan kita data ulang lagi untuk dipetakan untuk tetap diberdayakan secara optimal. Tapi yang jelas nantinya akan tetap kita rekrut untuk tahun ajaran baru sesuai dengan jumlah kebutuhan yang ada. Makanya nanti akan kita lakukan pendataan ulang serta perekrutan ulang sesuai kebutuhan,’’ terang Nopri.

Mereka memastikan tetap merekrut guru honor tersebut, selain memang msih membutuhkan, dananya juga sudah dianggarkan dalam APBD tahun anggaran (TA) 2019. ‘’Jadi kita pastikan tetap direkrut dan diberdayakan semaksimal mungkin sesuai kebutuhan guru ditahun ajaran baru 2019/2020,’’ ucap Nopri.

Sementara itu, Wakil Ketua PGRI Provinsi Bengkulu Mirliani berharap agar, Dinas Dikbud Kabupaten Rejang Lebong memprioritaskan para guru honor tersebut, terutama yang sudah lama mengabdi. Jangan sampai mereka nanti tidak diberdayakan lagi dengan alasan adanya tambahan guru bari dari hasil seleksi CASN.

‘’Bila perlu diupayakan dan didorong guru honor terutama yang sudah lama mengabdikan diri untuk bisa menjadi CASN atau masuk dalam perekrutan P3K (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja, red) tahun anggaran 2019 atau tahun tahun berikutnya. Intinya kita PGRI tiak mau ada kesan, guru honor yang sebelumnya sangat dibutuhkan tenaganya, setelah ada CASN baru, mereka seperti ‘habis manis sepah dibuang’,’’ ucap Mirliani.(dtk)

Berita Lainnya

Delapan Kandidat Adu Visi Misi

CURUP – Bertempat di Hotel Golden Rich, kemarin delapan calon bupati yang ikut penjaringan dan ...

error: Content is protected !!