Jumat , 28 Februari 2020
Home / Daerah / Lebong / BPBD Wajib Pakai Komunikasi Radio

BPBD Wajib Pakai Komunikasi Radio

Rosjonsyah

PELABAI – Bupati Lebong, H. Rosjonsyah, S.IP, M.Si meminta Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebong meningkatkan sistem komunikasi dengan 15 kecamatan se Kabupaten Lebong. Salah satunya dengan memasang perangkat komunikasi yang menggunakan gelombang radio. ‘’Seperti HT (handy talky, red) yang sejak lama dipakai Polri dan TNI,’’ kata Bupati.

Soalnya jika hanya mengandalkan komunikasi menggunakan telepon selular, geografis serta cuaca ekstreem di Kabupaten Lebong kurang menunjang. Jaringan selular kerap terputus total ketika Lebong dilanda hujan deras atau listrik padam dalam waktu panjang. ‘’Makanya harus pakai alat komunikasi yang lebih mumpuni. Alat komunikasi yang haldal di segala kondisi,’’ ujar Bupati.

Pentingnya alat komunikasi dengan gelombang radio itu berkaitan dengan tugas BPBD yang berat. Dimana harus bertindak cepat dan tepat di saat-saat kritis. Sementara Lebong termasuk salah satu daerah yang rawan bencana. Baik longsor maupun banjir. ‘’Saya minta agar seluruh kecamatan punya alat komunikasi yang terpusat di BPBD. Itu untuk memudahkan komunikasi ketika terjadi bencana,’’ terang Bupati.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong siap menganggarkannya. Tentunya akan diajukan dalam perumusan APBD Perubahan 2019 atau APBD 2020. Ke depan, ia tidak mau ada bencana yang tidak tercover oleh BPBD maupun Pemkab Lebong. ‘’Lebong ini termasuk salah satu daerah dengan titik rawan bencana terbanyak, makanya perlu penanganan serius dari BPBD,’’ tutup Bupati. (sca)

Berita Lainnya

TKK Setwan Wajib Absen Sidik Jari

PELABAI – Tidak hanya kepada PNS, kewajiban mengisi absensi menggunakan alat sidik jari juga diberlakukan …