Selasa , 25 Februari 2020
Home / Daerah / Kepahiang / Mahasiswi Cantik Tewas Minum Racun

Mahasiswi Cantik Tewas Minum Racun

SEMASA HIDUP: Korban MH (21) semasa hidup.(foto: IST/RB)

KEPAHIANG – Diduga karena persoalan percintaan, MH (21) warga Desa Kelobak Kecamatan Kepahiang nekat mengakhiri hidupnya dengan menenggak racun tikus. MH yang merupakan mahasiswi salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Bengkulu ini, dinyatakan meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan medis selama 2 hari di RSMY Bengkulu.

kepada kedua orang tuanya untuk kembali ke Bengkulu mengurus perkuliahan. Namun setelah dicek oleh orang tuanya, diketahui korban tidak kembali ke kost-nya, melainkan menginap di kost teman satu desa dengannya di Kota Bengkulu.

Selanjutnya pada Sabtu (15/6) lalu, orang tua korban mendapatkan kabar bahwa korban belum kembali ke kostnya. Oleh kedua orang tua korban pun kemudian segera menyusul ke Kota Bengkulu, dan mengetahui korban ternyata menginap di kost temannya. Kemudian bersama korban, kedua orang tua korban pun mengajak korban kembali pulang ke kost-nya.

Selanjutnya korban dan kedua orang tua korban pun pulang ke kost korban dengan mengendarai motor. Korban mengendarai motornya sendiri, sementara orang tua korban berboncengan dengan motor sendiri mengiringi laju motor korban. Setibanya di kost korban, orang tua korban kaget melihat korban yang jatuh tersungkur dari motor, dan mulut korban mengeluarkan busa. Tak jauh dari korban tampak sebotol racun tikus yang tampak baru saja dibuka dan ditenggak.

Oleh kedua orang tuanya, korban kemudian dibawa ke RSMY untuk mendapatkan perawatan medis. Sayangnya pada pukul 01.20 WIB dini hari Senin (17/6) korban menghembuskan nafas terakhirnya di RSMY Bengkulu, dan jenazahnya langsung dibawa ke rumah duka di Desa Kelobak.

Diketahui dari hasil pemeriksaan tim medis RSMY, korban ternyata sedang hamil 5 bulan. Diduga kuat hal inilah yang membuat korban akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hidupnya.

Kepala Desa Kelobak, Mansyur membenarkan bahwa ada salah satu warganya yang meninggal diduga bunuh diri. Hanya saja Mansyur tidak berani berkomentar banyak terkait perkembangan informasi mengenai kematian korban tersebut.

“Ya ada satu warga kita yang meninggal diduga minum racun. Meninggalnya di RSMY, dan tadi siang (kemarin, red) sudah dikebumikan di TPU di desa,” singkat Mansyur. (sly)

Berita Lainnya

Dorong Bentuk KIM di Desa dan Kelurahan

KEPAHIANG – Dinas Komunikasi Informasi Persandian dan Statistik mulai mendorong pembentukan Kelompok Informasi Masyarakat. Kelompok …