Rabu , 13 November 2019
Home / Daerah / Mukomuko / 60 Ha Sawah Terancam Gagal Panen

60 Ha Sawah Terancam Gagal Panen

TERENDAM: Sawah yang terendam banjir akibat luapan dari Sungai Selagan.
(foto: peri/rb)

SELAGAN RAYA – Ditaksir 60 hektare sawah di Desa Pondok Baru Kecamatan Selagan Raya tersapu dan terendam banjir. Air sudah menenggelamkan tanaman padi yang sudah berbuah itu selama dua hari.

Tepatnya sejak 14 Juni sampai 15 Juni 2019. Kini, puluhan hektar sawah terancam gagal panen. Jikapun panen, hasilnya jauh dari target.

Kasi Produksi Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian (Distan) Mukomuko, Sugianto mengatakan, sudah menurunkan petugas pertanian, Rabu (18/6). Untuk melakukan identifikasi kondisi di lapangan. Mulai dari tingkat kerusakan, luasannya hingga taksiran kerugian yang dialami petani.

“Tanggal 15 itu kita sudah dapat laporan. Hari ini, petugas kita sudah turun ke lapangan. Yang meluap, Sungai Selagan,” kata Sugianto.

Petugas penyuluhan pertanian diminta melaporkan perkembangan. Mereka di lapangan, guna meminta data luas lahan persawahan yang terendam banjir dan tanaman padi yang gagal panen. “Sampai sekarang terus berusaha mendapatkan data riil luas lahan persawahan milik warga yang terendam banjir,” kata Sugianto.

Walaupun perkiraan awal seluas 60 hektar lahan persawahan yang sudah ditanami tanaman padi, yang terendam banjir. Pihaknya masih tetap menunggu hasil hitungan riil di lapangan. Karenanya, hingga berita ini disusun, belum diketahui berapa luasan yang gagal panen dan yang masih bisa dipanen dengan maksimal oleh petani. Usai disapu dan terendam banjir.

“Puluhan hektar ini berada di dalam satu hamparan,” sebutnya.

Ia menambahkan, banjir tidak menutup kemungkinan juga disebabkan ada tanggul yang jebol. Sehingga saluran air yang ada, tidak mampu membendung air yang masuk. Diduga kondisi itu juga yang sebabkan air sempat lama menggenangi areal persawahan.

“Kemungkinan besar masih banyak tanaman padi sawah yang terendam banjir, masih bertahan. Itu jika banjir yang merendam tanaman tidak berlangsung lama,” demikian Sugianto. (hue)

Berita Lainnya

261 Honorer Akan Diajukan SK Gubernur

MUKOMUKO – Sebanyak 261 tenaga honoror di lingkungan SMA dan SMK serta sekolah luar biasa ...

error: Content is protected !!