Rabu , 17 Juli 2019
Home / Daerah / Mukomuko / Gedung Tortila Rp 1 Miliar Terbengkalai

Gedung Tortila Rp 1 Miliar Terbengkalai

TERBENGKALAI: Gedung eks tortila milik Pemkab Mukomuko, dibiarkan terbengkalai hingga sekarang.(foto: peri/rb)

MUKOMUKO –  Bangunan yang dirancang untuk pabrik tortila senilai Rp 1 miliar, sia-sia. Gedung yang dibangun menggunakan APBD Mukomuko itu tidak kunjung difungsikan hingga sekarang. Padahal bangunan itu tampak begitu megah, demikian juga dengan gerbang masuk ke lokasi.

Pantauan RB, bangunan berlokasi di Kota Praja Kecamatan Air Manjuto itu berada tidak jauh dari bibir Danau Nibung. Kondisinya tidak terurus, atap bangunan terlihat bocor, plafon hancur. Sejumlah kaca jendela pecah dan di sekeliling bangunan ditumbuhi semak belukar. Kondisi yang sama juga di bangunan gerbang masuk ke area gedung tersebut. Bahkan mulai dari jalan masuk ke lokasi, semak belukar cukup tinggi.

Di sekitaran gedung, ditemukan bekas botol minuman keras, dan bekas kemasan komik. Dari kondisi itu, tidak menutup kemungkinan gedung tersebut atupun arealnya, jadi lokasi maksiat. Apalagi warga bisa dengan mudah masuk ke dalam gedung, karena ada pintu yang tidak terkunci. Kondisi makin mendukung, karena di sekeliling gedung dipenuhi semak belukar tinggi. Sehingga sulit terlihat dari jauh, siapa yang sedang berada di dalam gedung.

Sekretaris Disperindagkop dan UKM Mukomuko, Nurdiana, SE, M.AP menyebut, jika bangunan gedung tersebut kondisi rusak berat. Sehingga tidak bisa difungsikan sebagaimana seharusnya. Mereka, tidak punya kewenangan untuk kegiatan pemeliharaan ataupun merenovasi bangunan tersebut.

“Dinas hanya punya kewenangan mengelola, itu sesuai petunjuk. Asetnya, gedung itu setahu kami tercatat di Dinas PUPR. Termasuk untuk kegiatan renovasinya,” kilah Nurdiana.

Terkecuali lanjut Nurdiana, OPDnya punya dan diberikan anggaran yang cukup, untuk bisa merehab gedung eks tortilla itu. Pasalnya, gedung dibiarkan terbengkalai, juga rugi. Jika bangunan itu layak digunakan, maka azas dan manfaatnya sangat banyak sekali. Misalnya, dapat digunakan untuk gedung perkantoran.

“Masalah anggaran renovasi, bukan menjadi ranah kami. Kami ini hanya dapat pengelolaan saja. Itupun kalau gedung layak digunakan.  Kalau kondisinya seperti itu, siapa yang mau memakainya,” tandas Nurdiana.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Mukomuko, Ruri Irwandi, ST, MT mengatakan, akan mendatangi lokasi. Untuk memastikan kondisi di lapangan. Serta mencoba memastikan, kebutuhan untuk renovasi bangunan tersebut.

Untuk kemudian dihitung perkiraan kebutuhan biaya yang yang diperlukan. Supaya memudahkan pengajuan penyediaan anggaran untuk kegiatan renovasi bangunan gedung tersebut. Diharapkan, dapat diakomodir di tahun anggaran 2020 mendatang.

“Kami ke lapangan dulu untuk menghitungnya. Untuk anggaran, tetap akan kita ajukan tahun depan. Namun berapa jumlahnya, akan disesuaikan dengan

kebutuhan,” tukas Ruri. (hue)

Berita Lainnya

Sambar Truk, Warga Ipuh Tewas

MUKOMUKO – Jembatan Jalinbar Sumatera di Kelurahan Koto Jaya Kecamatan Kota Mukomuko, kembali menelan korban ...

error: Content is protected !!