Senin , 14 Oktober 2019
Home / Daerah / Kaur / Gulung Tersangka Narkoba

Gulung Tersangka Narkoba

DIAMANKAN: Sat Narkoba Polres Kaur saat mengamankan dua tersangka narkoba yang akan menjual sabu di dua tempat berbeda. (foto: ist/rb)

KOTA BINTUHAN – Sat Narkoba Polres Kaur berhasil mengamankan dua tersangka penyalahgunaan narkoba jenis sabu di Kaur. Keduanya adalah Ev (19) warga Taba Penanjung Bengkulu Tengah dan Al (20) mahasiswa, warga Sungai Rupat Kota Bengkulu.

Selain mengamankan tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti dua paket sabu dari dua tersangka. Ev ditangkap di Desa Sinar Pagi Minggu (16/6) lalu. Sedangkan Al diringkus 6 Juni lalu di Desa Padang Petron.

Kapolres Kaur AKBP Arief Hidayat, S. IK melalui Kasat Narkoba Iptu Simanungkalit, SE membenarkan kalau kedua tsk terbukti menyimpan dan memiliki narkoba jenis sabu. Sampai saat ini pengembangan terhadap jaringan tersangka masih terus dilakukan. Mengingat saat ini kasus penggunaan narkoba masih cukup tinggi di Kaur.

“Untuk BB sabu masih kita selidiki lebih lanjut lagi, karena BB mereka bawa dari Bengkulu ke Kaur. Informasinya sabu tersebut akan di jual di Kaur namun kita cepat langsung melakukan penangkapan. Untuk tersangka lainnya masih kita dalami dan kita koordinasikan dengan Polda Bengkulu,” ungkap Kasat Narkoba Polres Kaur, kemarin (18/6).

Lebih lanjut Kasat Narkoba mengatakan penangkapan Ev Minggu (16/6) sekira pukul 23.30 WIB ini dilakukan setelah mendapatkan informasi dari masyarakat kalau akan ada transaksi narkoba. BB sabu dibawa dari Bengkulu Tengah menuju ke Kaur,  anggota Sat Narkoba langsung melakukan penyelidikan.

Selanjutnya tersangka yang berhenti di sebuah warung di Desa Sinar Pagi Kecamatan  Kaur Selatan diamankan. Setelah digeledah ditemukanlah 1 paket diduga narkotika jenis sabu yang disimpan oleh tersangka di delam helm. Saat itu pelaku diamankan dan langsung melakukan pengembangan.

“Untuk dua tersangka yang kita amankan ini semuanya. Pengedar dan akan menjual babi di Kaur. Kita sudah melakukan pengembangan beberapa hari ini, namun gagal karena tertangkapnya dua tsk membuat jaringan terputus,” kata Iptu Simanungkalit,  SE.

Dengan maraknya sabu-sabu masuk ke Kaur saat ini, Sat Narkoba akan terus menggelar razia. Karena sabu biasanya diantar pengedar langsung dari wilayah Bengkulu ke Kaur. Baik dengan sepeda motor atau pun naik travel.

Biasanya satu paket sabu di jual Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta. Meningkatkan jual beli sabu di Kaur salah satu penyebabnya karena banyaknya pesta malam di Kaur. Permintaan yang tinggi membuat pengedar datang langsung dari Bengkulu.

“Untuk pengakuan tersangka baru pertama masuk Kaur. Kita juga masih memburu bandar sabu yang masuk Kaur. Dari pengakuan tersangka Al, bahwa sabu di dapat dari pengedar yang saat ini berada di Lapas  dan saat ini sedang kita dalami,” pungkas Iptu Simanungkalit. (cik) 

Berita Lainnya

Tiga Calon Bupati Bersaing Raih Dukungan Parpol

KOTA BINTUHAN –  Walaupun belum semua parpol membuka pendaftaran dan penjaringan bakal calon bupati (Cabup) ...

error: Content is protected !!