Senin , 14 Oktober 2019
Home / Daerah / Bengkulu Utara / Ngamuk di Polsek, 3 Polisi Dihujam Pisau

Ngamuk di Polsek, 3 Polisi Dihujam Pisau

TUSUK POLISI : Dua tersangka penusukan polisi dan barang bukti senjata tajam diamankan di Mapolres Bengkulu Utara.9foto: shandy/rb)

ARGA MAKMUR – Erik Syafrizal (30) dan Titin Rohania (38) keduanya warga Desa Taba Renah, Kecamatan Pagar Jati, Bengkulu Tengah (Benteng), kini menjadi tahanan Mapolres Bengkulu Utara (BU). Sebelumnya, keduanya mengamuk di Mapolsek Pagar Jati pada 14 Juni lalu. Erik menghujamkan pisau ke tiga personel polisi.

Akibatnya dua personel mengalami luka tusuk yakni Bripda. Revaldo dan Bripda. Levriansyah. Sedangkan Bripda.Wahyu yang mencoba mengamankan pelaku juga mendapatkan sabetan, namun bisa menghindar sehingga mengalami robek di bagian celana.

Keributan tersebut terjadi saat keduanya meminta Kades Taba Renah mundur dengan tuduhan melakukan asusila, namun tidak dilengkapi bukti dan saksi. Saat itu Titin mengaku dirinya melihat Harimau masuk ke desa. Harimau tersebut disebut Titin tetua desa yang turun jika ada perbuatan asusila di desanya.

Dalam musyawarah yang dilakukan di Mapolsek Pagar Jati, kedua tersangka mengamuk lantaran permintaannya tak didukung lalu keluar dari ruang Kapolsek dan mengancam akan membunuh kades. Namun keduanya kembali lagi ke Mapolsek dengan Erik membawa parang dan Titin membawa pisau.

Saat itu, Wahyu, Lefriansyah dan Revaldo berhasil merampas parang Erik. Namun tak disangka Erik berontak dan mengambil pisau dari sela bajunya lalu menyerang ketiga polisi tersebut. Melihat kejadian itu, polisi yang lain langsung membekuk tersangka dan menahannya di maposlek. Sementara Lefriansyah dan Revaldo langsung dilarikan ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan pengobatan.

Kapolre Bengkulu Utara AKBP. Ariefaldi WN, SH, S.IK, MM melalui Kasat Reskrim AKP. Jery S Nainggolan, S.IK menuturkan kedua tersangka dijerat dengan pasal 2 ayat I UU Darurat Nomor 12 tahun 1951 serta pasal 213 dan 213 KUHP. “Kita juga sudah mengamankan satu parang dan dua pisau yang digunakan oleh tersangka,” katanya.

Sementara itu mengenai kondisi personel polisi yang menjadi korban, kini sudah mulai membaik. “Kini kita tengah pemberkasan dan kita akan segera kirimkan berkasnya ke jaksa,” ujar Kasat Reskrim.(qia)

Berita Lainnya

Berkas Audit Dana Desa Inspektorat Bertambah

ARGA MAKMUR – Belum lagi menuntaskan audit Dana Desa (DD) Taba Kelintang, Tanjung Kemenyan dan ...

error: Content is protected !!