Senin , 14 Oktober 2019
Home / Daerah / Seluma / Tipidkor Periksa2 Pejabat Diskan

Tipidkor Periksa2 Pejabat Diskan

DIPERIKSA: Tim penyidik Tipikor Satreskrim Polres Seluma memeriksa Pokja II Dinas Perikanan tahun 2017, kamis (19/6).(foto: Yayan/RB)

SELUMA – Pendalaman terhadap temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI di Dinas Perikanan Seluma adanya kerugian negara Rp 400 juta tahun 2017 di Dinas Perikanan (Diskan) Seluma, terus dilakukan. Keseriusan Itu dibuktikan oleh tim penyidik Tipidkor Satreskrim Polres Seluma yang kembali melakukan pemeriksaan pejabat Diskan.

Sebagaimana kamis (19/6), giliran dua pejabat Diskan Seluma yang merupakan Kelompok Kerja (Pokja) II tahun 2017, yakni Almidian Saleh dan Hati Arton, menjalani pemeriksaan. Sejauh ini pemeriksaan dilakukan penyidik baru sebatas klarifikasi terkait temuan BPK RI di Dinas Perikanan tahun 2017 tersebut.

Dijelaskan Kapolres Seluma, AKBP. I Nyoman Merthadana, S.Ik melalui Kasat Reskrim, AKP. Rizka Fadhilah, SH, S.Ik dan Kanit Tipidkor, Iptu. Denny Siregar, SH, MH, temuan BPK RI di Dinas Perikanan Seluma terjadi pada  proyek pembangunan dan peningkatan Pusat Pendaratan Ikan (PPI) di Desa Pasar Seluma tahun 2017. Dari hasil audit BPK RI yang dilakukan tahun 2018 ditemukan kerugian negara, yang semuanya harus dikembalikan ke kas negara. ‘’Tujuan pemeriksaan ini adalah untuk mengembalikan kerugian negara tersebut sesuai dengan jumlah temuan BPK RI,’’ kata Denny.

Sesuai petunjuk BPK RI, temuan tersebut harus dikembalikan kurun waktu 60 hari usai dilakukan audit yang telah dilaksanakan pada Desember 2018 lalu.’’Mengejar pengembalian kerugian negara tersebut kita gelarlah pemeriksaan ini,’’ ujar Denny.

Terpisah, Kepala Dinas Perikanan Seluma, Emazaili Hambali mengatakan pihaknya telah mengembalikan kerugian negara tersebut. Namun belum seratus persen, baru ada 35 persen atau Rp 80 juta. Pihaknya masih menunggu pembayaran Rp 320 juta dari pihak rekanan.‘’Rekanan atau kontraktor pelaksana pekerjaan tersebut yang berkewajiban mengembalikan Rp 320 juta itu. Kami hanya bisa bantu Rp 80 juta inilah,’’ ucap Emzaili.

‘’Kami sudah surati pihak rekanan yang mengerjakan PPI Desa Pasar Seluma tersebut. Kami minta untuk segera menindaklanjuti hasil temuan audit BPK RI ini dengan mengembalikan uang sesuai temuan hasil audit tersebut,’’ sambung Emzaili.

Diskan Seluma sejauh ini kata Emzaili berupaya kooperatif terkait pemeriksaan yang dilakukan Polres Seluma. Termasuk dirinya telah datang memenuhi panggilan Tipidkor Polres Seluma pada Selasa (28/5) lalu. Selain itu, ia akan terus mengingatkan kontraktor pelaksana pekerjaan untuk segera membayar semua temuan audit BPK RI tersebut.

‘’Kepada  penyidik, saya sudah sampikan. Semua data dan dokumen yang diminta saya sudah berikan dan saya akui terkait hasil audit BPK RI tersebut. Untuk tindak lanjut setelah kami bayar Rp 80 juta ini, menjadi tanggung jawab kontraktor pelaksana pekerjaan,’’ demikian Emzaili.(aba)

Berita Lainnya

Rafflesia Mekar Sempurna di Desa Simpang

SELUMA UTARA – Untuk kali kedua Bunga langka Rafflesia Arnoldi kembali mekar di Kabupaten Seluma. ...

error: Content is protected !!