Jumat , 19 Juli 2019
Home / Metropolis / Rohidin: Pemimpin Itu Harus Menginspirasi

Rohidin: Pemimpin Itu Harus Menginspirasi

TANDA PESERTA: Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah saat menyematkan tanda peserta Diklatpim IV tanda dimulainya kegiatan, Senin (24/6) di aula BPSDM Provinsi Bengkulu. (foto: yunike/rb)

BENGKULU – Sebanyak 40 pejabat eselon IV dari 29 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Bengkulu mengikuti Diklatpim IV. Gubernur Bengkulu, Dr. H. Rohidin Mersyah, MMA langsung memberikan pengarahan sekaligus membuka Diklatpim IV di aula Rafflesia Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Bengkulu, Senin (24/6).

“Pada jabatan tertentu maka disebut pimpinan. Pada level itu yang paling utama adalah mengambil keputusan,” ujar Rohidin saat memberikan sambutan sekaligus pengarahan di depan peserta Diklatpim IV.

Lanjut Rohidin, pemimpin itu harus menginspirasi orang-orang yang ada disekitarnya. Selain itu juga, pemimpin itu diukur dari kemampuan kecepatan dan ketepatan dalam mengambil keputusan. Rohidin berharap peserta Diklatpim IV usai mengikuti kegiatan ini dapat meningkatkan kinerja organisasi, reformasi birokrasi yang bertujuan  untuk menciptakan birokrasi pemerintahan yang profesional.

“Saya berharap agar saudara (peserta, red) dapat menggali dan mendalami isu-isu aktual mengenai perkembangan dan permasalahan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Bengkulu,” bebernya.

Kepala BPSDM Provinsi Bengkulu, Ir. H. Fachriza, MM mengatakan, ada 40 peserta Diklatpim IV angkatan XLVII yang dimulai kemarin (24/6). Peserta berasal dari 29 OPD di lingkungan Pemprov Bengkulu. Tujuan kegiatan ini untuk membentuk sosok pemimpin birokrasi yang memiliki kemampuan tinggi dalam menyusun perencanaan kegiatan instansi, serta memimpin pelaksanaannya.

Dengan kompetensi yang dibangun adalah kompetensi kepemimpinan taktikal (visioner dan operasional). Yaitu kemampuan menjabarkan visi dan misi instansi ke dalam program instansi, serta memimpin keberhasilan pelaksanaan program tersebut. “Evaluasi terhadap Diklatpim IV ini dilakukan melalui penilaian terhadap peserta, widyaiswara, penyelenggara dan pascadiklat,” terangnya.

Fachriza menambahkan, metode pelatihan sesuai dengan tujuan dan sasaran yang akan dicapai program Diklatpim IV, yaitu dengan menggunakan metode pembelajaran meliputi ceramah, pendalaman materi, seminar, simulasi, studi kasus, diskusi, visitasi, penulisan proyek perubahan, dan benchmarking ke best practice. “Tenaga pembimbing dan pengajar yaitu widyaiswara yang memiliki kompetensi dan pengalaman dalam mengelola perubahan. Dengan mentor adalah atasan langsung peserta,” demikian Fachriza. (key)

Berita Lainnya

PUPR, Serapan Anggaran Terendah

BENGKULU – Wakil Walikota (Wawali) Dedy Wahyudi, SE, MM memimpin langsung rapat evaluasi dan pengawasan ...

error: Content is protected !!