Senin , 14 Oktober 2019
Home / Daerah / Bengkulu Tengah / 3 Tahun Mandek, Rumah Nelayan Diusulkan Lagi

3 Tahun Mandek, Rumah Nelayan Diusulkan Lagi

BENTENG – Perumahan nelayan sudah tiga tahun ini diwacanakan namun sayangnya tak kunjung terealiasi. Tahun ini program pembangunan rumah khusus untuk nelayan tersebut kembali masuk dalam perencanaan ulang. Hal ini disampaikan, Kabid Bantuan Nelayan, Dinas ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Benteng, Darwin Chaniago, S.Sos.

“Program ini juga berkoordinasi dengan OPD Disperkim,” kata Darwin.

Dijelaskannya, untuk lahan yang akan dibangun perumahan nelayan tersebut, memiliki beberapa syarat. Seperti harus dekat dengan kegiatan para nelayan. Daerah tersebut adalah di Kecamatan Pondok Kelapa. Karena, sepanjang garis pantai di wilayah tersebut, masyarakatnya memang menggantungkan penghasilan dari melaut.

“Ada sekitar 1200 warga yang bekerja sebagai nelayan,” terangnya.

Syarat lainnya, lahan harus disiapkan oleh pemerintah daerah minimal 1 hektare. Karena, pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) hanya menyiapkan bantuan untuk pembangunan fisiknya saja.

Dan juga, lahan harus jelas keabsahannya, seperti memiliki sertifikat sendiri. Nantinya, diproses untuk dihibahkan ke Pemerintah Pusat guna mendukung perumahan nelayan. Selain itu, perumahan nelayan juga akan dilengkapi dengan sarana fasilitas umum, sperti rumah ibadah. Bangunan tersebut juga akan dibangun oleh KKP.

Karena jumlah nelayan cukup banyak, sementara perumahan diperkirakan hanya berkisar dijumlah 100 unit. Maka sistem penyalurannya nanti akan diseleksi ketat. Misalnya harus tercatat sebagai nelayan dengan bukti anggota yang bisa ditunjukkan melalui kartu nelayan. Kemudian, akan mendahulukan nelayan yang tingkat ekonominya terbawah diantara penyeleksian seluruh nelayan.

“Nanti akan dibentuk tim penyeleksi supaya bantuan perumahan tepat sasaran,” demikian Darwin.(vla)

Berita Lainnya

Pelaku Pencabulan Anak Sesama Jenis Ditangkap

BENTENG – Polsek Pondok Kelapa, dini hari Minggu (13/10), menangkap pelaku pencabulan sesama jenis dengan ...

error: Content is protected !!