Rabu , 13 November 2019
Home / Daerah / Seluma / Digulung Ombak, Nelayan Hilang

Digulung Ombak, Nelayan Hilang

KORBAN: Ariyanto (29) nelayan yang selamat dari hantaman ombak menceritakan ke polisi posisi rekannya Okta Wandika (19) yang digulung ombak hingga hilang.(foto: yayan/rb)

SELUMA SELATAN – Sejak dikabarkan perahu karam di muara Air Seluma sewaktu pulang melaut, kemarin pagi (25/6) pukul 06.00 WIB, hingga tadi malam, Okta Wandika (19) nalayan Pasar Seluma belum juga ditemukan. Walaupun tim gabungan yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Seluma, Kodim 0425 Seluma dan Polres Seluma juga warga setempat telah berusaha maksimal, namun keberadaan korban yang hilang digulung dan diseret ombak ke tengah laut itu belum diketahui.

“Belum juga ditemukan pak, tapi tim gabungan masih terus melakukan pencarian di bibir Pantai Seluma,” terang Kades Pasar Seluma, Hertono, kepada RB tadi malam.

Diketahui Okta Wandika turun melaut menggunakan perahu mesin tempel bersama rekannya Ariyanto (29) juga warga Desa Pasar Seluma. Keduanya berangkat pada Senin (24/6) sekira pukul 17.00 WIB. Setelah semalaman mencari ikan di tengah laut, Ariyanto bersama korban beranjak pulang. Naas saat memasuki muara Air Seluma, tiba-tiba datang ombak besar yang menghantam perahu mereka.

Akibat hantaman ombak besar tersebut korban terjatuh, namun masih terlihat oleh Ariyanto. Ariyanto langsung berusaha mengejar rekannya itu memberi pertolongan. Namun ombak besar kembali datang menggulung dan menyeret Okta Wandika ke tengah. Setelah itu, korban tidak terlihat lagi.

‘’Korban yang mengemudikan perahu. Saat korban terjatuh di hantam ombak besar tersebut, saya langsung mengambil kemudi bermaksud menyelamatkan korban. Namun ya itu, saat saya sudah dekat dengan korban, ada ombak besar lagi. Setelah itu korban tidak terlihat lagi,” ungkap Ariyanto.

Melihat rekannya hilang, Ariyanto kembali menaiki perahu, tancap gas  menuju bibir pantai. Namun karena perahu telah bocor, tak berhasil mencapai bibir pantai. Ariyanto memutuskan meninggalkan perahu, lalu berenang menuju bibir pantai.

‘’Setelah saya mencapai bibir pantai, langsung pulang mengabarkan hal ini dengan pak kades untuk segera mencari teman saya yang hilang tersebut,’’ cerita Ariyanto.

Kabar hilangnya Okta Wandika membuat heboh warga. Kades Pasar Seluma, Hertoni pun langsung menghubungi pihak kepolisian, Pos AL yang ada di desanya juga BPBD Seluma guna membantu pencarian korban. ‘’Kami sudah telusuri, sepanjang bibir Pantai Seluma. Selain itu kami juga menyebarkan informasi ini ke warga di sekitar Pantai Ilir Talo, Ngalam dan juga Air Periukan. Namun korban belum juga ditemukan,” tutur Hertoni.

Kabar tenggelamnya 1 nelayan ini, langsung direspon oleh Wakil Bupati (Wabup) Seluma, Drs. Suparto, M.Si. Sekira pukul 10.00 WIB kemarin, wabup memantau proses pencarian yang dilakukan tim gabungan dan mengunjungi rumah korban.

‘’Kepada keluarga kami mohon bersabar, tim gabungan akan terus mencari hingga korban kita temukan. Tolong bantu doa agar korban ini cepat ditemukan,’’ sampai Suparto.

Sementara Kepala BPBD Seluma, Arben Mukhtiar, M.Si mengatakan pihaknya akan terus melakukan pencarian terhadap bersama tim gabungan, hingga korban ditemukan. ‘’Kita telah dirikan tenda sebagai posko dan kita akan menginap di pantai ini dan terus melakukan pencarian hingga korban kita temukan,” pungkasnya.(aba)

Berita Lainnya

132 Desa Di Seluma Ajukan Pencairan Dana Desa Tahap III

SELUMA – Saat ini sudah 132 desa mengajukan berkas persyaratan untuk  rekomendasi pencairan Dana Desa. ...

error: Content is protected !!