Senin , 16 Desember 2019
Home / Daerah / Kepahiang / Kepahiang Dapat Bantuan Pupuk Subsidi 1.913 Ton

Kepahiang Dapat Bantuan Pupuk Subsidi 1.913 Ton

KEPAHIANG – Kabupaten Kepahiang tahun 2019 ini mendapatkan bantuan pupuk bersubsidi dari Kementerian Pertanian sebanyak 1.913 ton. Terdiri jenis Urea, SP36, ZA, NPK, dan pupuk organik. Jumlah tersebut untuk memenuhi kebutuhan pupuk bersubsidi bagi para petani di 8 kecamatan di Kabupaten Kepahiang.

Adapun pembangian kuota pupuk tersebut yakni untuk Urea sebanyak 533 ton, SP36 sebanyak 305 ton, ZA sebanyak 157 ton, NPK sebanyak 636 ton, dan pupuk organik sebanyak 282 ton. Untuk pembagian per kecamatan, Merigi sebanyak 152 ton Urea, 50 ton SP36, 34 ton ZA, 140 ton NPK, dan 57 ton pupuk organik. Kecamatan Ujan Mas sebanyak150 ton urea, 54 ton SP36, 42 ton ZA, 154 ton ton NPK, 72 ton pupuk organik.

Kecamatan Kepahiang mendapatkan bantuan sebanyak 57 ton urea, 25 ton SP36, 12 ton ZA, 126 ton NPK, dan 12 ton pupuk organik. Sementara Kecamatan Kabawetan sebanyak 54 ton urea, 130 ton SP36, 69 ton ZA, 168 ton NPK, dan 117 ton pupuk organic.

Selanjutnya, Kecamatan Tebat Karai sebanyak 55 ton urea, 4 ton SP36, 12 ton NPK, dan 6 ton pupuk organik. Kecamatan Seberang Musi sebanyak 20 ton urea, 4 ton SP36, 12 ton NPK, dan 6 ton pupuk organik. Kecamatan Muara Kemumu 14 ton urea, 4 ton SP36, 12 ton NPK, dan 6 ton pupuk organik. Terakhir Kecamatan Bermani Ilir sebanyak 30 ton urea, 4 ton SP36, 12 ton NPK, dan 6 ton pupuk organik.

“Penyebaran bantuan pupuk bersubsidi tersebut di seluruh kecamatan di Kabupaten Kepahiang. Paling banyak Kecamatan Ujan Mas, karena daerah yang dilanda bencana,” terang Kepala Dinas Pertanian Kepahiang, Hernawan, S.PKP.

Untuk penyaluran pupuk itu nantinya, disalurkan langsung ke kios-kios yang telah mempunyai izin resmi di wilayah Kabupaten Kepahiang. Permohoan penyaluran diusulkan langsung oleh kios ke distributor yaitu PT Maju Jaya Abadi, Dahar Agro Mandiri, dan Perusahaan Perdagangan Indonesia.

“Karena ini pupuk bersubsidi harga pupuk Urea Rp 1.800/kg, SP36 Rp 2000/Kg, Pupuk ZA Rp 1.400.Kg, NPK Rp 2.300/Kg dan pupuk organic Rp 500/Kg. Harga tersebut di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET),” jelasnya.

Ditambahkan, kategori petani yang berhak mendapatkan bantuan pupuk bersubsidi yakni petani yang masuk ke Kelompok Tani (Poktan) yang aktif, selain dari itu juga bisa untuk petani yang memang aktif di bidang pertanian. “Jumlah bantuan pupuk bersubsidi tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) Kadis Pertanian Nomor 027 tertanggal 14 Januari 2019. Usulan sudah kita sampaikan awal januari 2019 lalu. Acuan jumlah penyebaran bantuan pupuk bersubsidi ini berdasarkan kebutuhan masing-masing kecamatan di tahun sebelumnya,” papar Hernawan.(sly)

Berita Lainnya

Belajar Mengidentifikasi Alam Lewat Kemah Hijau Desa Batu Ampar,

KEPAHIANG – Sebanyak 21 tim dari Kabupaten Kepahiang, Rejang Lebong, Kota Bengkulu, dan Kabupaten Lubuk ...

error: Content is protected !!