Jumat , 6 Desember 2019
Home / Daerah / Kepahiang / Pemkab Akan Rombak Manajemen PDAM

Pemkab Akan Rombak Manajemen PDAM

RUSAK: Sejumlah kendaraan operasional milik PDAM Tirta Alami Kepahiang rusak dan tidak bisa dimanfaatkan lagi.(foto: ARIE/RB)

KEPAHIANG – Bupati Kepahiang Dr. Ir. Hidayattullah Sjahid, MM. IPU mengakui bahwa saat ini kondisi PDAM Tirta Alami Kepahiang sedang tidak sehat. Untuk itu Pemkab Kepahiang berencana akan melakukan perombakan terhadap manajemen PDAM. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan pelayanan dan kinerja PDAM selaku Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Permasalahan kinerja PDAM selama ini baik secara internal maupun persoalan dengan masyarakat khususnya pelanggan PDAM. Menurut Bupati, selama ini Pemkab Kepahiang cukup memberikan support untuk menunjang kinerja PDAM. Hal ini tampak dari penyertaan modal yang pernah diberikan kepada perusahaan tersebut, jika dikalkulasikan mencapai Rp 23,15 miliar.

“Banyak masalahnya. Sekarang PDAM itu lagi nggak sehat manajemennya. Hal ini terlihat dari pengelolaan perusahaan mulai dari manajemen, pengelolaan keuangan, gaji pegawai, hingga operasional yang tidak berjalan. Saat ini kita sedang meramu formula untuk melakukan perombakan, dan secepatnya akan kita sampaikan ke DPRD Kepahiang,” terang Bupati.

Diakui Bupati, dari penyertaan modal yang telah digelontorkan Pemkab Kepahiang di kepemimpinan sebelumnya, hingga saat ini PDAM Tirta Alami belum memberikan manfaat terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kepahiang.

“Jangankan memberikan pendapatan kepada daerah, untuk PDAM saja saat ini susah. Untuk itulah kita akan lakukan pembenahan di manajemennya. Kemudian mana-mana aset PDAM yang masih bisa dimanfaatkan, seperti kendaraan operasional akan kita lakukan perbaikan,” ungkapnya.

Bupati juga mengatakan tidak menutup kemungkinan untuk melakukan perombakan dan perbaikan terhadap manajemen PDAM, Pemkab akan menggelontorkan bantuan dana untuk perusahaan tersebut. Hanya saja nanti terkait hal tersebut, Pemkab akan berkoordinasi lebih lanjut dengan DPRD Kepahiang yang baru hasil Pemilu 2019.

“Nanti dengan dewan yang baru akan kita koordinasikan. Kalau dengan dewan yang saat ini, tugas mereka sedang banyak di sisa akhir jabatan ini, jadi tidak mungkin kita tambah lagi beban mereka,” tutur Bupati.(sly)

Berita Lainnya

340 KPM PKH Kepahiang Mengundurkan Diri

KEPAHIANG – Sebelumnya sebanyak 318 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) mengalami graduasi ...

error: Content is protected !!