Senin , 14 Oktober 2019
Home / Daerah / Bengkulu Selatan / Polisi Amankan 32 Tabung Elpiji

Polisi Amankan 32 Tabung Elpiji

AMANKAN: Unit Tipidter Polres Bengkulu Selatan amankan 32 unit tabung elpiji ukuran 3 kg dari tangan inisial K warga Air Nipis.(foto: ist/rb)

KOTA MANNA – Polres Bengkulu Selatan (BS) berhasil mengamankan 32 tabung gas elpiji ukuran 3 kg pada kediaman K, salah seorang warga Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Air Nipis (AN) Kabupaten Bengkulu Selatan.

Pelaku K diduga dengan sengaja mengedarkan tabung gas elpiji ukuran 3 kg di Kabupaten Bengkulu Selatan. Padahal sesuai dengan wilayah edar, 32 unit tabung gas elpiji itu harus diedarkan di Kabupaten Seluma.

Tim penyidik Tipidter Polres Bengkulu Selatan amankan 32 unit tabung gas elpiji yang diketahui akan diedarkan di area Kabupaten Seluma. Karena 32 unit tabung elpiji tersebut, adalah hak warga Kabupaten Seluma.

Ini berhasil diketahui berdasarkan plastik segel yang tertera pada tabung tersebut PT Seluma Indah Mentari (SIM), yakni di jalan raya Bengkulu Tais di Km 44 Desa Tumbukan, Kecamatan Lubuk Sandi Kabupaten Seluma.

Diamankan 32 unit tabung gas elpiji i3 kg ini berawal dari laporan warga yang sering melihat banyaknya tabung gas di salah satu warung milik Wanjaya Desa Tanjung Beringin Kecamatan Air Nipis/ Kabupaten Bengkulu Selatan.

Jadi oleh tim penyidik, langsung melakukan penyelidikan. Diketahui bahwa gas tersebut didapatinya, dari salah seorang warga Desa Tanjung Beringin insial K.

Kapolres Bengkulu Selatan, AKBP. Rudy Purnomo, S.IK, MH, melalaui Kasat Reskrim AKP. Enggarsah Alimbaldi, SH, S.IK mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap pelaku inisial K. Sedangkan untuk tabung gas elpiji 3 kg masih diamankan di Mapolres Bengkulu Selatan.

“Untuk pelaku masih kita kejar. Pelaku ini salahi aturan makanya kita buru. Sebaiknya pelaku menyerah saja,” lata Kasat Reskrim.

Selain itu terduga pelaku inisial K, juga menjual gas elpiji ukuran 3 kg itu diatas harga eceran tertinggi (HET). Yakni Rp 25 ribu per tabung.

Bila pelaku terbukti melakukan pelanggaran penyidik akan menjerat pelaku dengan pasal tentang Migas, ESDM dan perdagangan dengan ancaman hukuman 6 hingga 7 tahun kurungan penjara.

‘’Ancamannya berat untuk pelaku. Maka pada masyarakat jangan coba-coba untuk bermain curang soal gas elpiji ini,” ujarnya.(tek)

Berita Lainnya

1.200 Warga Terancam Golput

KOTA MANNA -Sebanyak 1.200 warga Kabupaten Bengkulu Selatan saat ini belum rekam e-KTP. Hal ini ...

error: Content is protected !!