Rabu , 29 Januari 2020
Home / Daerah / Bengkulu Tengah / Dibangun Tahun Depan

Dibangun Tahun Depan

SUSUL: Ini lah lokasi pembangunan Masjid Agung yang akan dimulai 2020 mendatang.(foto: Fintah/RB)

BENTENG – Lokasi pembangunan masjid agung berada di Desa Ujung Karang Kecamatan karang Tinggi. Masih berada dilokasi yang sama dengan rumah dinas (rumdin) Bupati Benteng. Memiliki luas lahan delapan hectare. Namun pengerjaan masjid agung dengan rumah dinas tidak diserentakkan. Jika rumdin bupati dibangun tahun ini, masjid agung akan dibangun tahun depan.

“Pembangunan masjid agung masih dalam perencanaan dan penghitungan biayanya,” terang Kabid Cipta Karya, Harmen Junaidi, ST.

Dijelaskannya, untuk pematangan lahan memang sudah selesai, serentak dengan pematangan lahan rumah dinas bupati. Ini untuk menghemat anggaran, tahun 2018 lalu. “Pematangan lahan, sekaligus untuk dua bangunan,” ujarnya.

Untuk anggaran pembangunan masjid agung ini rencananya dialokasikan Rp 3 miliar. Namun, tetap akan disesuaikan dengan tahapan pembangunan. Jika memang bisa dilakukan dalam setahap saja, maka tidak akan ada lagi tambahan anggaran. Namun, jika dilaksanakan lebih dari setahap, maka harus ada penghitungan jelas untuk kebutuhan anggaran.

“Anggaran masjid agung tidak akan satu paket dengan rencana anggaran rumah dinas bupati. Ataupun sarana penunjang seperti taman di lokasi lahan yang sama. Meskipun areal pembangunan sama, pos anggaran juga dibedakan atas jenis pekerjaan,” terangnya.

Diperiode pemerintahan saat ini, memang ditargetkan untuk pembangunan masjid agung, rumah dinas bupati dan pembangunan di jalur ibukota kabupaten. Mulai dari Desa Taba Terunjam hingga Desa Taba Mutung, harus selesai sebelum periode kepemimpinan Bupati H. Ferry Ramli dan Wakil Bupati Septi Peryadi berakhir.

“Pembangunan dan penyediaan sarana di wilayah ibukota kabupaten masuk skala prioritas pembangunan,” demikian Harmen.(vla)

Berita Lainnya

Pembunuhan Istri Terancam 15 Tahun Penjara

BENTENG – Polres Bengkulu Tengah, terus mendalami kasus pembunuhan Re (20), warga Desa Sekayun yang ...

error: Content is protected !!