Minggu , 25 Agustus 2019
Home / Daerah / Bengkulu Selatan / OPD Merasa Was-was Dilimpahkan ke APH

OPD Merasa Was-was Dilimpahkan ke APH

Diah Winarsih

KOTA MANNA – Merasa was-was soal kelebihan bayar dilimpahkan ke Aparat Penegak Hukum (APH), ada empat OPD tekhnis dan sejumlah kontraktor mulai melakukan upaya pelunasan dengan mencicil pada Inspektorat Kabupaten Bengkulu Selatan (BS).

Namun meskipun telah memiliki itikad baik, Inspektorat tetap melimpahkan perkara ini ke APH jika telah jatuh tempo pada 20 Juli depan. Ini diungkapkan Kepala Inspektorat Kabupaten Bengkulu Selatan, Hj Diah Winarsih, SH.

‘’Dengan muncul ada dukungan agar perkara kelebihan bayar ini dilimpahkan kepada APH ada empat OPD dan sejumlah kontraktor yang sempat menjadi temuan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), kini mulai melakukan upaya pelunasan dengan cara mencicil,’’ ujarnya.

Tapi meski ada upaya pelunasan dengan cara mencicil, Inspektorat tetap akan limpahkan perkara tersebut kepada APH. Karena sesuai kesepakatan bersama per 20 Juli 2019 semua h kelebihan bayar harus dilunasi.

Empat OPD yang terancam dilimpahkan kepada APH, adalah Dinas PUPR, Disperindag, Dinas Perikanan, RSUD Hasanudin Damrah Kabupaten Bengkulu Selatan.

Menurut Diah, kelebihan bayar yang terjadi yakni terbesar ada pada Dinas PUPR sebesar Rp 680 juta. ‘’Ya kalau memang jatuh tempo tetap pada komitmen akan kita ajukan pada  APH,” tegasnya.

Terkait dengan kontraktor yang bermasalah, sampai saat ini, Diah masih belum melihat berapa banyak jumlah pihak kontraktor yang sudah lakukan upaya pelunasan dengan cara mencicil. Pasalnya saat ini pihaknya masih tunggu hingga tanggal 20 Juli 2019. ‘’Kita lihat saja per 20 Juli nanti berapa banyak kontraktor yang akan mencicil,” demikian Diah.(tek)

Berita Lainnya

Bebas, Reskan Siap Maju Pilkada

PASAR MANNA – Usai menjalani hukuman di Lapas Kelas II B Manna selama 32 bulan, ...

error: Content is protected !!