Selasa , 23 Juli 2019
Home / Berita utama / Evaluasi Formasi CPNS

Evaluasi Formasi CPNS

Diah Irianti

BENGKULU – Pemprov Bengkulu masih melakukan evaluasi jumlah usulan pegawai tambahan. Hasil evaluasi terakhir jumlah formasi CPNS dan tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) berkurang dari rencana awal. Sebelumnya sekitar 370 formasi menjadi kurang lebih 270 formasi.

“Angkanya belum final, tapi dari usulan rencana awal kita berkurang sekitar 100-an. Namun ini masih akan kita evaluasi lagi, kita perbaruis sesuai data kebutuhan yang paling baru,” ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bengkulu Diah Irianti.

Sesuai dengan pembagian kuota dari pusat, terang Diah, nantinya dari kuota usulamn tahun ini mengusulkan rekruitmen pegawai sebanyak 70 persen untuk tenaga PPPK, dan 30 persen CPNS. Tujuan usulan kuota PPP, diantaranya untuk memfasilitasi memberi kesempatan kepada pegawai non-PNS yang saat ini masih aktif bekerja secara terus-menerus sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Juga yang umurnya lebih dari 35 tahun.

“Tes PPPK ini terbuka untuk umum bukan hanya untuk tenaga honorer saja. Akan tetapi bedanya dengan CPNS, yang umurnya di atas 35 tahun keatas masih bisa ikut tes untuk PPPK,” beber Diah.

Sebelumnya jumlah formasi yang akan diusulkan ada sekitar 370 formasi, namun setelah dievaluasi kembali usulan berkurang hingga 100-an formasi. Usulan tenaga pendidik atau guru diperkirakan akan mendominasi, lebih dari 50 persen dari total formasi diusulkan. Selain tenaga guru, juga mengusulkan tenaga kesehatan dan teknis lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan pemprov. Diantaranya juga ada usulan tenaga dokter spesialis melalui kuota PPPK. “Dokter spesialis rencananya kita usulkan lagi, karena tahun lalu belum terisi,”  sambung Diah.

Lanjut Diah, diperkirakan pendafataran tes CPNS dan PPPK pada bulan September dan pelaksanaannya Oktober. Sistemnya masih mendaftar secara online, lalu mengirimkan berkas persyaratan pendaftaran kepada panitia. Begitu juga untuk pelaksanaan ujian masih menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Hanya saja untuk nilai passinggrade (ambang batas) kelulusan masih menunggu petunjuk lebih lanjut.

“Apakah masih sama dengan tahun lalu, ada tes SKD dan SKB kita juga masih menunggu petunjuk teknis lebih lanjut,” jelasnya.

Gubernur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah mengatakan sepanjang Pemprov masih membutuhkan tenaga teknis tertentu maka dirinya ikut mendukung pengajuan formasi CPNS ke pusat. Usulan formasi CPNS tentunya harus dikaji berdasarkan kebutuhan sehingga BKD perlu melakukan evaluasi kembali untuk jumlah dan formasi yang akan diusulkan. Pemprov sendiri masih membutuhkan tambahan pegawai untuk tenaga dengan kualifikasi pendidikan tertentu.

“Bila memang diperlukan sepanjang masih dibutuhkan silahkan diusulkan. Kita bukannya menolak, tapi usulan formasi memang harus dikaji sesuai kebutuhan. Agar nanti tenaga yang ada bisa-benar terpakai,” demikian Rohidin. (key)

Berita Lainnya

Sirion Special Edition di GIIAS 2019

Yang Segar di Booth Daihatsu 2019, Sirion Special Edition

TANGERANG – Daihatsu kembali unjuk gigi dalam pameran otomotif bergengsi Gaikindo Indonesia International Auto Show ...

error: Content is protected !!