Kamis , 12 Desember 2019
Home / Metropolis / Optimis Perusahaan Serius Garap Mess Pemda

Optimis Perusahaan Serius Garap Mess Pemda

MENANTI: Mess Pemda milik Pemprov Bengkulu sampai saat ini masih menanti perusahaan pemenang lelang. Pengembalian berkas penawaran lelang dilakuka ntanggal 19 Juli mendatang.(foto: yunike/rb)

BENGKULU – Mess Pemda aset Pemprov Bengkulu senilai Rp 60 miliar di kawasan Pantai Tapak Paderi bertahun-tahun dalam kondisi terbengkalai. Pemprov masih menanti investor untuk mengelola. Menunggu lima perusahaan mengembalikan dokumen penawaran.

Asisten II Setdaprov, Yuliswani mengatakan pihaknya optimis pada lelang ke-2 ini akan ada perusahaan mengembalikan dokumen penawaran KSP untuk Mess Pemda. Dokumen penawaran yang sudah diambil oleh perusahaan harus dikembalikan kepada panitia pada 19 Juli mendatang. Bila ada minimal 3 perusahaan mengembalikan atau memasukan dokumen penawaran maka, tahapan lelang bisa dilanjutkan.

“Kita harus optimis, dari 5 perusahaan yang sudah mendaftar untuk mengelola Mess Pemda ada yang memasukan dokumen penawaran,” kata Yuliswani.

Pendaftaran tender Kerjasama Sama Pemanfaatan (KSP) Mess Pemda berakhir 19 Juli lalu. Ada 5 perusahaan mendaftar dan mengikuti rapat penejelasan dokumen tender Mess Pemda di Lobi Mess Pemda. Kelima perusahaan ini rata-rata dari luar Bengkulu, dan belum pernah mendaftar pada saat tender tahun lalu.

“Untuk tender dengan sistem BGS (bangun guna serah), masih kita susun. Memang ada rencana lahan dekat Mess Pemda akan kita tawarkan untuk dikelola, tapi itu nanti setelah KSP ini selesai,” sambung Yuliswani.

Ditambahkan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Provinsi Bengkulu Noni Yuliesti melalui Kabid Barang Milik Daerah (BMD) Syahrul Azwari, lima perusahaan yang mendaftar lelang, yaitu PT Eljhon Tirta Emas, PT Agung Serba Tulen (AST), PT Wahana Indo Perkasa, PT Bencoolen Jaya Mandiri, dan PT Hotel Internasional Management. Kelimanya juga sudah mengambil dokumen penawaran serta mengikuti rapat penjelasan dokumen tender.

“Lelang tender Mess Pemda ini bisa dilanjutkan jika ada minimal 3 perusahaan mengembalikan atau memasukan dokumen penawaran. Dokumen harus sudah dimasukan tanggal 19 Juli ini,” jelas Syahrul.

Setelah dokumen penawaran dimasukan, sambung Syahrul, selanjutnya panitia akan melakukan penelitian, kualifikasi yang menentukan lolos atau tidaknya perusahaan tersebut dalam tender.  Panitia pemilihan mitra KSP Mess Pemda menargetkan, Juli sudah ada penetapan pemenang tender Mess Pemda. Lalu Agustus dilanjutkan dengan penandatangan perjanjian atau MoU antara Pemprov Bengkulu dengan investor yang terpilih dalam tender ini.

Syarat tender minimal Mess Pemda dijadikan hotel bintang 3 atau tidak menutup kemungkinan menjadi bintang 4. Pembagian keuntungan diperoleh setelah investor memulai aktivitas atau bisnis mereka. “Kalau dalam waktu 3 bulan setelah MoU, tidak ada pergerakan oleh investor, maka pemprov bisa membatalkan MoU,” demikian Syahrul. (key)

Berita Lainnya

DLH Warning Delapan SPBU

BENGKULU – Delapan SPBU yang ada di Kota Bengkulu mendapat warning (peringatan) dari Dinas Lingkungan ...

error: Content is protected !!