Minggu , 25 Agustus 2019
Home / Daerah / Kepahiang / Tiga Proyek Jalan Dirancang Multiyears

Tiga Proyek Jalan Dirancang Multiyears

RUSAK: Salah satu akses jalan yang akan jadi fokus pembangunan Pemkab Kepahiang dari penyertaan modal PT SMI adalah jalan Desa Langgar Jaya, yang sangat rusak.(FOTO ARIE/RB)

KEPAHIANG – Pembangunan tiga proyek jalan yang bersumber dari dana penyertaan modal PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), kemungkinan besar dilaksanakan dengan sistem multiyears atau tahun jamak. Sebab Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang memprediksi proyek percepatan pembangunan ini tidak akan selesai satu tahun anggaran, yakni 2019.

Untuk diketahui pinjaman daerah pada PT. SMI senilai Rp 59,97 miliar. Ada tiga ruas jalan yang dibangun. Yakni, pembangunan dan peningkatan jalan pusat perkantoran – Desa Barat Wetan, pembangunan peningkatan jalan penghubung antar desa  yakni Sosokan Cinto Mandi – Langgar Jaya – Damar Kencana, terakhir pembangunan jalan penghubung antar desa  diantaranya Renah Kurung – Batu Bandung – Bandung Jaya – Simpang Air Les.

Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kepahiang Rudi Andi Sihaloho, ST mengatakan saat ini pihaknya masih mematangkan waktu pelaksanaan dan sistem kontrak kerja dari ketiga proyek tersebut. Untuk dokumen lelangnya sudah siap. Ia mengakui bahwa kemungkinan besar ketiga proyek tersebut akan dilakukan secara multiyeras lantaran diprediksi melewati tangun anggaran.

“Bisa dilakukan secara multiyears, karena di nota kesepahaman yang kita buat dengan PT SMI tersebut memang pembangunannya selama 12 bulan melewati tahun anggaran, yakni dari Mei 2019 hingga Mei 2020,” terang Rudi.

Dijelaskan Rudi, mereka juga sedang mempersiapkan regulasi penunjang atas pekerjaan tersebut. Yakni rancangan peraturan daerah (Raperda) untuk mendukung pekerjaan yang dilakukan secara multiyears tersebut. Regulasi itu saat ini masih dibahas di Bagian Keuangan Setdakab Kepahiang bersama Unit Layanan Pengadaan (ULP), Bappeda Kepahiang dan Dinas PUPR Kabupaten Kepahiang.

“Nantinya usulan Raperda Multiyears ini akan kita usulkan setelah pelantikan anggota DPRD Kabupaten yang baru pada bulan Agustus mendatang. Saat ini kita masih mempersiapkan dokumen-dokumen pendukungnya,” beber Rudi.

Lebih lanjut diterangkan Rudi, kendati kemungkinan besar akan dilakukan secara multiyears, namun Pemkab Kepahiang tetap membuka kesempatan untuk rekanan baik dari dalam wilayah Kepahiang maupun luar Kepahiang, untuk terlibat dalam proses lelang pengerjaan ketiga proyek ini nantinya. “Kalau sistem lelangnya sama seperti biasa, terbuka untuk umum. Siapapun yang akan menjadi rekanan baik dari dalam Kepahiang maupun luar Kepahiang, tetap kita terima untuk ikut dalam lelang proyek ini,” demikian Rudi. (sly)

Berita Lainnya

Pelantikan Dewan Baru Kepahiang Diwarnai Insiden Mati Lampu

KEPAHIANG – Rapat Paripurna Istimewa Pelantikan Anggota DPRD Kabupaten Kepahiang Periode 2019-2024 digelar Sabtu (23/8) ...

error: Content is protected !!