Kamis , 12 Desember 2019
Home / Daerah / Kepahiang / Hibah Pembangunan Masjid Agung Terkendala

Hibah Pembangunan Masjid Agung Terkendala

KONDISI: Seperti inilah kondisi Masjid Agung Kepahiang yang masih dalam proses pembangunan.(foto: ARIE/RB)

KEPAHIANG – Rencana hibah pembangunan Masjid Agung Kepahiang dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kepahiang kepada Panitia Pembangunan Masjid yang dibentuk Pemkab Kepahiang, tampaknya masih akan menempuh jalan panjang.

Pasalnya rencana hibah tersebut terkendala karena saar ini Pemkab Kepahiang belum memiliki yayasan untuk menerima dana hibah pembangunan tersebut. Diungkapkan Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kepahiang, Rudi Andi Silaholo, ST memang ada beberapa kendala yang dialami pihaknya saat ini terkait hibah pembangunan Masjid Agung tersebut.

Menurutnya hibah hanya bisa dilakukan oleh pemerintah kepada yayasan atau organisasi, yang minimal sudah berdiri dan aktif selama 2 tahun terakhir.

“Harus ada yayasan, agar aturan dan mekanisme hibahnya jelas. Nah saat ini memang Pemkab belum memiliki yayasan. Ada sih yayasan pada zaman Pak Bando lalu, tapi saat ini kita tidak tahu lagi kemana arsip dari yayasan tersebut. Selain itu juga sampai saat ini tidak ada serah terima kepemimpinan yayasan tersebut dari pengurus yang lama,” ungkapnya.

Untuk itu dalam waktu dekat ini Dinas PUPR Kabupaten Kepahiang, akan berkonsultasi dengan BPK RI. Bahkan diakui Rudi, Bupati Kepahiang Dr. Ir. Hidayattullah Sjahid, MM memberikan tenggat waktu selama 1 pekan kepada Dinas PUPR Kabupaten Kepahiang untuk berkonsultasi dengan BPK RI Perwakilan Bengkulu mengenai proses hibah ini.

“Senin besok (hari ini, red) kita akan konsultasikan hal ini dengan BPK, semoga saja ada jalan keluarnya atas kondisi ini. Tapi kalau tidak juga ada solusi, ya terpaksa pembangunan Masjid Agung Kepahiang tersebut kembali ke kewenangan Dinas PUPR dan akan kita masukkan dalam daftar lelang. Karena sayang, anggarannya sudah dialokasikan di APBD 2018,” beber Rudi.

Diketahui sebelumnya, Masjid Baitul Hikmah tersebut mulai dilakukan pembangunan oleh Bupati Kepahiang Dr. Ir. Hidayatullah Sjahid, MM pada tahun 2016, dengan menggelontorkan dana sebesar Rp 5 miliar, kemudian tahun 2017 dilanjutkan pembangunan tahap dua kembali menghabiskan dana Rp 5 miliar. Kemudian tahap ketiga tahun 2019 Pemkab Kepahiang mengebut laju pembangunan dengan mengucurkan dana pembangunan sebesar Rp 10 miliar. (sly)

Berita Lainnya

Gelar Pameran Pembangunan

KEPAHIANG –  Selain menggelar hiburan rakyat dan tabligh akbar, HUT Kepahiang ke-16 yang jatuh pada ...

error: Content is protected !!