Selasa , 23 Juli 2019
Home / Daerah / Lebong / Ditipu Polisi Gadungan

Ditipu Polisi Gadungan

MELAPOR: Korban penipuan bermodus transfer pulsa saat melapor ke SPKT Polres Lebong, Senin (8/7).(foto: aris/rb)

PELABAI – Penipuan bermodus mengaku sebagai aparat menimpa Putri (19), warga Desa Sukau Datang I, Kecamatan Lebong Atas. Dalam aksinya, pelaku yang menyebut sebagai anggota Polres Lebong itu berhasil menggondol uang korban Rp 4,1 juta. Peristiwa terjadi di minimarket kawasan Kelurahan Tanjung Agung, Kecamatan Pelabai pukul 10.00 WIB, Senin (8/7).

‘’Pelaku menghubungi korban mengatakan bahwa suaminya ditahan di kantor polisi karena terjaring razia sedang membawa motor tanpa surat dan tidak memiliki SIM. Telepon itu diterimanya tadi malam (Minggu malam, red) pukul 22.00 WIB,’’ ujar Kapolres Lebong, AKBP. Andree Ghama Putra, SH, S.IK melalui Kasat Reskrim, Iptu. Teguh Ari Aji.

Ragu, korban sempat meminta pelaku menghubungkan ke suaminya. Melalui telepon itu, ada pria yang mengaku-ngaku sebagai suami korban dan meminta agar mentransfer uang Rp 1,2 juta. Alasannya untuk menebus motor yang ditahan. Namun karena korban mengaku akan mencari dulu uangnya, pelaku menunggu.

‘’Besoknya (kemarin, red), pelaku kembali menelepon korban dan meminta agar korban menyetorkan uang tebusan dalam bentuk pembelian pulsa. Korbanpun mendatangi counter dekat rumahnya dan mengirimkan pulsa sebagaimana yang diminta pelaku,’’ ungkap Teguh.

Petugas counter hanya bisa mengirimkan pulsa Rp 100 ribu ke nomor pelaku karena limit pengisian pulsanya terbatas. Petugas counter menyarankan korban meneransfer pulsa melalui minimarket. Alhasil, korban meneransfer pulsa melalui minimarket di Kelurahan Tanjung Agung dengan limit pengisian Rp 1 juta. Tidak hanya sekali, pelaku meminta petugas minimarket mengirimkan pulsa ke nomor pelaku hingga 4 kali.

‘’Setelah mengirimkan pulsa itulah, korban baru sadar bahwa dirinya telah menjadi korban penipuan. Saat itu juga korban melapor ke sini (SPKT Polres Lebong, red) menyampaikan kronologis penipuan yang dialaminya. Kami masih menyelidiki pelakunya,’’ tegas Teguh.

Sementara korban mengaku dirinya tidak sadar mengirimkan pulsa sebanyak itu kepada pelaku. Korban yakin saat itu dirinya dalam pengaruh hipnotis. Ia berharap polisi bisa segera mengungkap pelakunya.(sca)

Berita Lainnya

Tak Usul Blacklist, OPD Dievaluasi

PELABAI – Bupati Lebong, H. Rosjonsyah, S.IP, M.Si mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ...

error: Content is protected !!