Rabu , 13 November 2019
Home / Daerah / Mukomuko / 12 PNS Gugat Cerai

12 PNS Gugat Cerai

Syarifah Aini

MUKOMUKO – Uaya perdamaian agar tak sampai terjadi perceraian di kalangan PNS, sulit dibendung Pemkab Mukomuko. Sebagian besar, gugat cerai berujung hingga ke Pengadilan Agama (PA) Mukomuko. Tidak ada PNS yang daftarkan gugatan cerai ke PA, mengambil tindakan menarik gugatan.

Ketua PA Mukomuko, Syarifah Aini, S.Ag, M.H.I, mengatakan sampai kini PA Mukomuko menerima dan menangani 12 perkara gugatan perceraian. Terhitung sejak PA Mukomuko mulai beroperasi akhir tahun 2018. Semua perkara gugatan itu sampai ke meja hijau, disidangkan hingga putusan.

“Sudah ada 12 perkara gugatan perceraian. Sebagian besar proses sidangnya sudah tuntas. Tinggal sedikit yang sedang dalam masa persidangan,” ujar Syarifah.

Menurutnya gugatan perceraian di Kabupaten Mukomuko masuk kategori tinggi. Itu kalau digabung dengan perkara gugatan cerai diluar kalangan PNS.

Bahkan dari empat PA di Provinsi Bengkulu yang baru dibentuk Yakni PA Kepahiang, PA Kaur, dan PA Seluma, maka perkara gugatan perceraian di PA Mukomuko paling tinggi.

“Kita paling tinggi dibanding pengadilan agama lainnya yang juga sama baru dibentuk di Provinsi Bengkulu. Kalau dari urutannya Mukomuko paling pertama disusul Pengadilan Agama Kepahiang, Kaur dan yang terendeh Seluma. Ini untuk pengadilan agama yang baru didirikan,” jelasnya.

Sementara itu sejak mulai aktif, PA Mukomuko sudah menangani hingga 177 perkara. Terdiri 33 perkara, yang masuk dan diterima terhitung tahun 2018 lalu. Kemudian sebanyak 144 perkara yang diterima tahun 2019, dari Januari hingga Juni.

“Dari 177 perkara yang masuk ke Pengadilan Agama Mukomuko, sebanyak 123 perkara diantaranya sudah tuntas penanganannya hingga putusan. Sekarang kita masih menyidangkan sekitar 54 perkara lagi. Itu belum termasuk perkara dari Juli hingga akhir tahun nanti,” tutupnya.(hue)

Berita Lainnya

2020, Rumah Adat Bakal Dibangun

MUKOMUKO – Pemkab Mukomuko berencana membangun rumah adat Kabupaten Mukomuko, di tahun 2020 mendatang. Pembangunannya ...

error: Content is protected !!