Minggu , 21 Juli 2019
Home / Berita utama / Menanti Eksekusi Pembebasan Lahan Tol

Menanti Eksekusi Pembebasan Lahan Tol

BENGKULU – Pelaksanaan pembebasan lahan untuk pembanguna jalan tol trase pertama, Betungan Kota Bengkulu-Taba Penanjung Kabupaten Bengkulu Tengan (Benteng) tinggal menunggu esksekusi Kanwil Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Bengkulu. Syarat-syarat untuk pelaksanaan pembebasan lahan sudah dipenuhi oleh Pemprov Bengkulu.

“Tahapan di jajaran pemprov saya kira hampir selesai. Sekarang pada posisi penilaian dari BPN untuk dimulai proses ganti untung istilahnya kan untuk pergantian lahan sesuai harga pasar sebagiaman disampaikan kepala BPN ,” kata Gubernur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah.

Untuk pembayaran pembebasan lahan, sambung Rohidin, tidak ada kendala lagi. Anggaran untuk pembayaran lahan sudah disiapkan oleh PT Hutama Karya (HK). Untuk pembangunan fisik sesuai target sudah bisa laksanakan awal Agustus pembangunan jalan tol Bengkulu-Lubuk Linggau trase pertama ini.

“Anggaran sudah saya cek betul di PT HK, sudah tersedia. Saya kira tahapan itu tinggal dilaksanakan. Dan kita sudah bersepakat kemarin, awal-awal Agustus sudah dikerjakan untuk groundbreaking,” jelas Rohidin.

Asisten I Setdaprov Hamka Sabri menambahkan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sudah menyurati Kepala Kanwil BPN Provinsi Bengkulu. Terkait, pengajuan permohonan pelaksanaan pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum. Sehubungan dengan diterbitkannya penetapan lokasi oleh GubernurBengkulu melalui Keputusan Gubernur Bengkulu Nomor D.288.B1 Tahun 2019 tanggal 28 Juni tentang Penetapan Lokasi Pengadaan Tanah. Untuk Pembangunan jalan tol Lubuk Linggau-Curup-Bengkulu Tahap I.

Hal itu, sesuai dengan pasal 52  Peraturan Presiden Nomor 71 Tahun 2012 Tentang Penyelenggaraan Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum. “Diikoordinir oleh BPN. Pembebasan lahan nantinya juga akan melibatkan pemkab/pemkot termasuk camat dan pemerintahan desa/kelurahan dilewati jalan tol trase pertama,” ujar Hamka.

Untuk pekerjaan fisik tahap pertama ini, dari Betungan Kota Betungan ke Taba Penanjung dengan jarak 17,6 kilometer. Setelah pembangunan tahap pertama selesai dilakukan, maka akan dilanjutkan pembangunan tahap 2 trase Taba Penanjung-Kepahiang dengan jarak sekitar 23,7 kilometer. Dalam pembangunan tahap kedua nanti, dalam perencanaan akan ada pembangunan terowongan menembus bukit barisan. Kemudian trase ketiga Kepahiang – Lubuk Linggau dengan panjang jalan 54,4 kilometer.

“Awal Agustus ditargetkan pembangunan fisik sudah dimulai. Awal tahun 2020 fisik tuntas untuk trase pertama,” demikian Hamka. (key)

Berita Lainnya

Kabinet Baru Dukung Visi Misi Gubernur

BENGKULU – Gubernur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah merombak kabinet di pemerintahannya. Meliputi 351 pejabat ...

error: Content is protected !!