Jumat , 15 November 2019
Home / Borgol / Polisi Masih Cari Direktur PT SKM

Polisi Masih Cari Direktur PT SKM

Pasma Royce

BENGKULU – Saat ini, proses penyidikan terhadap laporan dugaan pembelian perumahan yang korbannya mencapai 74 orang masih terus berjalan. Penyidik Ditreskrimum Polda Bengkulu masih menelusuri keberadaan terlapor berinisial, Ba yang merupakan Direktur PT. Satria Krida Mandala (SKM) yang menjadi developer pada perumahaan tersebut.

Direktur Reskrimum Polda Bengkulu Kombes Pol. Pasma Royce, S.IK melalui Wadir Reskrimum AKBP. Anjas Gautama Putra, S.IK mengatakan jika untuk terlapor sendiri pihaknya sudah melayangkan surat pemanggilan pertama. Namun yang bersangkutan mangkir dari panggilan tanpa memberikan konfirmasi ke pihak penyidik.

Menurutnya, tentunya ke depan mereka akan melayangkan pemanggilan kedua terhadap yang bersangkutan sembari melakukan penelusuran atas keberadaan Ba yang sejauh ini belum diketahui. “Saat ini perkaranya sudah dalam tahap penyidikan. Untuk panggilan pertama sudah dikirimkan namun tidak hadir, saat ini kita masih telusuri keberadaan yang bersangkutan,” ujar Anjas.

Lebih lanjut dikatakan Anjas, berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap para korban memang diketahui jika modus penipuan yang dilakukan oleh terlapor tersebut dengan menawarkan perumahaan yang berlokasi di Kelurahan Pekan Sabtu. Para korban itu kemudian menyetorkan uang muka alias DP kepada terlapor dengan jumlah bervariasi mulai Rp 6-21,5 juta. Akan tetapi belakangan jika ternyata rumah yang dijanjikan terlapor tersebut tidak ada.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, jumlah korban sendiri mencapai ratusan orang dengan modus yang sama. Namun yang sejauh ini sudah melapor jumlahnya mencapai 74 orang. “Tim kita juga sudah melakukan pencarian keberadaannya. Kita belum mengetahui persis dimana yang bersangkutan saat ini,” demikian Anjas. (zie)

Berita Lainnya

Saksi Ngaku Tak Tahu Bantu Pelarian Pelaku

BENGKULU – Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu, Kamis (14/11) kembali menggelar sidang kasus penyiraman air keras ...

error: Content is protected !!