Minggu , 8 Desember 2019
Home / Daerah / Bengkulu Utara / PWI Akan Surati Kejagung

PWI Akan Surati Kejagung

Fatkhuri

ARGA MAKMUR – Aksi membentak dan mengusir wartawan yang dilakukan oleh Kasubag Bin Kejari Bengkulu Utara, Juanda Panjaitan, SH disikapi tegas oleh Ketua PWI Bengkulu Utara. PWI sebagai salah satu organisasi profesi wartawan mengambil langkah tegas dengan menyurati Kejari Bengkulu Utara terkait kejadian pada Selasa (9/7) itu.

Pengusiran itu terjadi saat wartawan melaksanakan tugas ingin mengkonfirmasi kasus dugaan korupsi kepada Kejari Bengkulu Utara. Ketua PWI Bengkulu Utara, Drs. H. Warsiman mengatakan dari rekaman suara yang diperdengarkan, ia sangat menyayangkan tingkah oknum jaksa tersebut.

“Perilaku tersebut sangat tidak terpuji dan tidak pantas dilakukan oleh pejabat publik,” kata Warsiman.

Jelang Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) 22 Juli mendatang, PWI berencana melayangkan surat resmi ke Kejari Bengkulu Utara mempertanyakan kejadian tersebut. Termasuk menyurati Kejati Bengkulu dan Kejaksaan Agung RI. Hal ini untuk memperjelas duduk persoalan yang terjadi.   “Kita akan layangkan surat dan kita tembuskan ke Kejati hingga Kejagung. Termasuk PWI Provinsi Bengkulu dan PWI pusat. Intinya kita mengklarifikasi dulu versi Kejari atas kejadian tersebut,” katanya.

Ia berharap permasalahan ini bisa diselesaikan dengan jalan terbaik dan tidak terulang lagi. Menurutnya, tugas wartawan diatur dalam UU No 40 Tahun 1999 tentang Pers, dimana dalam menjalankan tugas terutama menghimpun data dan informasi pers dilindungi secara hukum. “Kita berharap semua pihak menyadari hal tersebut dan tidak berbuat hal-hal yang bertentangan dengan undang-undang tersebut,” tandas Warsiman.

Dikonfirmasi, Kajari Bengkulu Utara Fatkhuri, SH mengaku sudah mendengar informasi tersebut. Ia menyatakan selama ini hubungannya dengan awak media cukup baik. Adapun ulah bawahannya itu, ia sangat menyayangkannya dan berharap bisa diselesaikan dengan cara kekeluargaan. “Saya sangat menyesalkan hal itu. Ini akan kami selesaikan secara kekeluargaan, kami yakin ada kesalahpahaman,” pungkas Fatkhuri.(qia)

Berita Lainnya

Tak Ikut Cek Kesehatan, 7 Peserta Dicoret

ARGA MAKMUR – Setelah menetapkan 46 berkas Tidak Memenuhi Syarat, Jumat (6/12) kembali tujuh berkas ...

error: Content is protected !!