Jumat , 15 November 2019
Home / Daerah / Kepahiang / Tingkatkan Kreativitas dan Inovasi Pangan Lokal

Tingkatkan Kreativitas dan Inovasi Pangan Lokal

CICIP: Bupati Kepahiang didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Kepahiang, mencicipi penganan hasil kreasi ibu-ibu dalam lomba panganan tradisional di Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Kepahiang, Rabu (10/7).(foto: FOTO ARIE/RB)

KEPAHIANG – Pemkab Rabu melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Kepahiang, kemarin (10/7) menggelar Festival Pangan Lokal B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman) tingkat kabupaten. Kegiatan dilaksanakan di halaman kantor DKPP Kabupaten Kepahiang.

Kepala DKPP Kabupaten Kepahiang, Rukismanto menerangkan, kegiatan ini digelar dengan tujuan untuk mendorong penerapan konsumsi pangan B2SA dengan memanfaatkan olahan pangan lokal, mendorong kreativitas dan inovasi olahan pangan lokal yang bernilai komersial dan menggali potensi, mengembangkan kreativitas dalam menciptakan menu pangan lokal.

Kemudian mengangkat citra pangan lokal, serta memasyarakatkan pangan lokal di daerah sesuai potensi sumber daya yang ada serta sebagai upaya agar menu lebih beragam.

“Peserta yang mengikuti lomba adalah anggota TP PKK yang bekerja sama dengan ibu-ibu para usaha mikro yang berasal dari 8 kecamatan. Makanan yang dilombakan berupa kudapan olahan pangan B2SA yang bernilai komersil dengan dua kategori yaitu produk olahan pangan B2SA dan kategori Lunch Box B2SA. Tim juri  sendiri merupakan ahli teknologi pengolahan pangan, ahli gizi dan ahli tata boga di Kabupaten Kepahiang, “ jelasnya.

Pantauan RB, kegiatan ini dihadiri dan dibuka langsung oleh Bupati Kepahiang, Dr. Ir. Hidayattullah Sjahid, MM, Ketua TP PKK Kabupaten Kepahiang, Evi Hidayattullah, Sekda Kepahiang, Zamzami Zubir, dan beberapa pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Kepahiang.

Selain itu juga, guna meningkatkan produksi ikan air tawar di Kabupaten Kepahiang, yang mana belakangan ini potensi ikan air tawar semakin berkurang. DKPP Kabupaten Kepahiang juga melepaskan sebanyak 210 ribu ekor ikan nila di perairan umum di Kabupaten Kepahiang.

Restocking benih ikan nila ini akan disalurkan di 3 kecamatan di Kabupaten Kepahiang, yakni Kecamatan Kepahiang, Muara Kemumu dan Tebat Karai. Untuk benih yang akan disebarkan nantinya adalah benih unggul dengan panjang 58 cm, dan akan dilepas di sungai-sungai yang ada di 3 kecamatan tersebut.

“Untuk pembagian benihnya akan dibagi rata di 3 kecamatan tersebut nantinya. Kita berharap melalui kegiatan ini ada peningkatan produksi ikan di wilayah Kabupaten Kepahiang, sehingga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat umum,” ungkap Rukismanto.

Kemudian untuk pengawasan atas benih yang disebarkan, DKPP Kabupaten Kepahiang pun akan membentuk Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas), yang nantinya akan bertugas melakukan pengawasan atas benih ikan nila yang disebarkan tersebut hingga tiba masanya bisa ditangkap untuk dimanfaatkan masyarakat sekitar.

“Pokmaswas ini kita bentuk agar benih yang kita sebarkan di sungai-sungai tersebut bisa diawasai, dan tidak dicuri sebelum masa panennya tiba. Selain itu Pokmaswas ini bertugas mengawasi masyarakat agar tidak melakukan penyenteruman ikan atau penangkapan ikan secara ilegal. Karena ikan-ikan yang kita lepas di sungai tersebut memang untuk masyarakat, namun tetap harus diawasi dan diatur terkait penangkapannya,” tegas Rukismanto.

Untuk pemanfaatan ikan nantinya, Rukismanto menambahkan, masyarakat sekitar bisa melakukan pembibitan ulang atau bahkan menjual kembali ikan-ikan yang sudah layak jual, sehingga bisa berdampak terhadap ekonomi masyarakat sekitar.

“Namun tetap saja nantinya akan kita atur pola penangkapan ikan ini, agar tidak dilakukan secara sporadis dan tetap menjaga keberlangsungan ekosistemnya ke depan,” demikian Rukismanto. (sly)

Berita Lainnya

Prioritaskan Infrastruktur

KEPAHIANG – Program perencanaan pembangunan untuk tahun 2020 saat ini masih disusun. Dari puluhan program ...

error: Content is protected !!