Rabu , 20 November 2019
Home / Daerah / Seluma / Batasi Rokok, Bup Dapat Penghargaan

Batasi Rokok, Bup Dapat Penghargaan

TERIMA PENGHARGAAN: Bupati Seluma, H. Bundra Jaya, SH, MH menerima penghargaan Pastika Parahita yang diserahkan Dirjen P2P Kemenkes, dr. Anung Sugihantono, M.Kes, kamis (11/7).

SELUMA – Bupati Seluma H. Bundra Jaya, SH, MH menerima penghargaan Pastika Parahita dari Kementerian Kesehatan RI. Penghargaan diberikan karena Bupati Seluma dinilai mendukung program Kementerian Kesehatan terkait pembatasan rokok. Keseriusan Pemkab Seluma membatasi rokok dan mengurangi jumlah perokok aktif dibuktikan dengan lahirnya Perda No 4 tahun 2018 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Penghargaan bernama Pastika Parahita diterima Bupati Seluma di peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia, kamis (11/7) di Auditorium Prof. Dr. G.A. Siwabessy Gedung Prof. Dr. Sujudi Kementerian Kesehatan RI. Piagam penghargaan diserahkan Dirjen P2P Kemenkes, dr. Anung Sugihantono, M.Kes.

Kabag Humas dan Protokoler Sekretariat Daerah (Setda) Seluma, Hengki Pratama, S.STP mengatakan Kemenkes menilai Pemkab Seluma telah mampu menerapkan Perda Nomor 4 Tahun 2018 tentang KTR. ‘’Penerapan perda tersebut diapresiasi Kemenkes dengan memberikan penghargaan Pastika Parahita ini,’’ kata Hengki

Peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia diperingati setiap 31 Mei. Untuk tahun ini mengambil tema “Rokok dan Kesehatan Paru” dengan sub tema “Jangan Biarkan Rokok Merenggut Napas Anda”. Puncak peringatan Hari Tanpa Rokok ini dihadiri langsung Menteri Kesehatan RI, Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, Sp. M (K) dan jajarannya, WHO Representative to Indonesia, Dr. N. Paranietharan, Kementerian Dalam Negeri, Bappenas, 54 Gubernur/Bupati/Walikota penerima penghargaan dan para Kepala Dinas Kesehatan se Indonesia.

Lanjut Hengki, sesuai amanat Menkes ke depan agar terbebas dari semua hal yang berbau rokok, pemkab/pemkot harus benar-benar menerapkan Perda KTR yang telah dibuat. Kawasan bebas rokok yang telah dicantumkan dalam perda harus benar-benar diterapkan, termasuk sanksi jika ada yang melanggar.

Selain itu untuk mendukung Perda KTR pemkab/pemkot dapat membatasi atau mentiadakan iklan rokok baik berupa spanduk, baliho atau iklan di media massa. Selain itu juga untuk upaya preventif bahaya rokok dapat juga dilakukan melalui jalur pendidikan dengan melakukan sosialisasi langsung ke sekolah.

‘’Penghargaan ini juga untuk masyarakat Seluma yang telah mendukung Perda KTR. Harapan kita semoga ke depan Seluma bebas dari semua hal yang berbauh rokok untuk menciptakan generasi yang sehat tanpa rokok,’’ pungkas Hengki.(aba)

Berita Lainnya

Pergantian Musim, Waspada Demam Berdarah Dangue

SELUMA – Memasuki pergantian musim kemarau ke musim penghujan, masyarakat Kabupaten Seluma diminta waspada. Khususnya ...

error: Content is protected !!