Selasa , 23 Juli 2019
Home / Daerah / Bengkulu Utara / Kades Lb.Tandai Ditahan

Kades Lb.Tandai Ditahan

Budi Sampurno

ARGA MAKMUR – Meskipun sebelumnya tidak ditahan saat penyidikan yang dilakukan polisi dan dijamin oleh seluruh masyarakat Desa Lebong Tandai, namun Kamis (11/7) Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara tetap melakukan penahanan pada Kades Lebong Tandai, Kecamatan Napal Putih, Supriadi.

Supriadi ditahan bukan karena kasus korupsi Dana Desa (DD) melainkan terkait kasus pemalsuan tandatangan yang menjadi dokumen pencairan DD 2018. Ia dilaporkan oleh bendaharanya sendiri ke Mapolda Bengkulu dan ditetapkan sebagai tersangka.

Meksi tak ditahan sata penyidikan, Kajari Bengkulu Utara Fatkhuri, SH memutuskan untuk melakukan penahanan pada Supriadi dengan alasan untuk mempercepat proses saat penuntutan nanti. Sebab kehadiran terdakwa saat persidangan nanti menjadi tanggung jawab Jaksa Penuntut Umum (JPU). “Makanya kita tetap memilih melakukan penahanan. Karena akan menjadi masalah baru jika nanti terdakwa menghilang dan tidak bisa kami hadirkan ke persidangan,” terang Fatkhuri.

Jaksa menjerat tersangka dengan pasal 263 KUHP tentang pemalsuan dokumen dan diancam hukuman penjara maksimal 6 tahun. “Pemalsuan itu untuk pencairan. Namun setelah uang itu cair tetap diberikan pada pelaksana kegiatan di desa untuk menjalankan program. Namun tetap ada pidana dalam hal pemalsuan,” katanya.

Terkait hal itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Bengkulu Utara, Ir. Budi Sampurno menuturkan akan memastikan hal tersebut terutama terkait penahanan yang dilakukan kejari. Ini terkait kemungkinan Pemkab akan menunjuk pejabat sementara untuk pelaksanaan pembangunan di desa. “Karena kalau ditahan tentunya tidak bisa melakukan kegiatan di desa, itu yang kita khawatirkan dan kami akan segera mengambil sikap,” ujar Budi.(qia)

Berita Lainnya

Usut 2 Kasus Korupsi DD

ARGA MAKMUR – Dalam tahun ini, Kejari Bengkulu Utara sudah menetapkan dua tersangka kasus dugaan ...

error: Content is protected !!