Senin , 16 September 2019
Home / Daerah / Kepahiang / Lagi, Pria Tak Dikenal Ditemukan Meninggal

Lagi, Pria Tak Dikenal Ditemukan Meninggal

TAK DIKENAL: Lagi, Pria Tak Dikenal Ditemukan Meninggal.(foto: arie/rb)

KEPAHIANG – Masih ingat kasus penemuan mayat tanpa identitas di jalur lintas pegunungan, Desa Tebat Monok, Kecamatan Kepahiang pada 23 Juni 2019? Saat ini di lokasi yang tak jauh dari penemuan sebelumnya, kembali ditemukan mayat pria paruh baya tanpa identitas. Bahkan kali ini warga yang pertama kali menemukan, sama dengan yang menemukan mayat sebelumnya.

Data terhimpun, sekitar pukul 07.45 WIB kamis (11/7) warga Desa Tebat Monok dihebohkan dengan kembali ditemukannya sesosok mayat tanpa identitas di jalur lintas Bukit Jupi tersebut. Tubuh pria lanjut usia dengan rambut yang sudah memutih tersebut, ditemukan dengan posisi tertelungkup dan tersangkut di sebuah pohon di dalam jurang dengan kedalaman kurang lebih 20 meter.

Lokasi penemuan mayat kali ini, berjarak sekitar 30 meter dari lokasi penemuan mayat tanpa identitas beberapa waktu lalu. Bahkan yang menemukan mayat tanpa identitas ini adalah Samsudin (75) seorang warga sekitar yang sebelumnya juga menjadi yang pertama menemukan mayat pria tanpa identitas pada 23 Juni 2019 lalu.

“Saat itu seperti biasa, setiap pagi saya pergi ke kebun melewati jalan setapak di sisi jalur ini (Bukit Jupi). Belum jauh saya berjalan, saya melihat ada seperti tubuh orang tersangkut di pohon di sebuah jurang di pinggir jalan. Lokasinya tak jauh dari tempat ditemukan mayat beberapa waktu lalu. Saya langsung melaporkan kepada warga sekitar dan aparat kepolisian,” cerita Samsudin.

Diakui Samsudin, sehari sebelum ditemukan tewas, pria tersebut memang terlihat duduk dan mondar-mandir seperti orang bingung di wilayah sekitar. Bahkan ia sempat mengajak pria tersebut berbicara, namun diakui Samsudin ia tidak mengerti jelas apa yang dikatakan oleh pria tersebut.“Kalau dari bahasanya, sepertinya dia berasal dari wilayah selatan. Karena logat bicaranya seperti logat suku Serawai. Saya sempat ajak ngobrol sehari sebelumnya, karena dia kelihatan bingung dan mondar-mandir di sekitar sini. Tapi saya tidak begitu mengerti apa yang dia sampaikan,” beber Samsudin.

Terpisah Kapolres Kepahiang AKBP Pahala Simanjuntak, SH, S.IK melalui Kapolsek Kepahiang AKP Sosi Anwar, SH mengungkapkan, saat ini jenazah tanpa identitas tersebut masih berada di kamar jenazah RSUD Kepahiang. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan aparat kepolisian dan RSUD Kepahiang, tidak ditemukan bekas kekerasan di tubuh korban, sehingga belum bisa diketahui penyebab kematiannya.

“Tidak ada tanda-tanda bekas kekerasan, jadi kita belum bisa pastikan penyebab kematian korban ini seperti apa. Kita juga sudah lakukan olah TKP dan pemeriksaan sidik jari. Namun kita juga tidak berhasil mengetahui data dan identitas korban. Sementara ini dugaan kita, korban merupakan orang terlantar dan belum diketahui darimana asalnya,” papar Kapolsek.(sly)

Berita Lainnya

Soal RS Jalur Dua, Dewan Bersuara

KEPAHIANG – Pemkab Rejang Lebong (RL) kembali membangun RS Jalur Dua di Desa Durian Depun ...

error: Content is protected !!