Senin , 14 Oktober 2019
Home / Berita utama / Lobi Kuat, Jadi Wagub

Lobi Kuat, Jadi Wagub

BENGKULU – Dua nama Calon Wakil Gubernur (Cawagub) yang sudah disepakati parpol pengusung sudah diterima gubernur, Selasa malam (9/7) di Rumdin Wagub. Setelah surat masuk, DPRD akan segera memulai tahapan Pilwagub. Melakukan proses pemilihan dengan 2 calon, yaitu Muslihan DS dan Dedy Ermansyah.

“Sampai sekarang (kemarin, red) surat dari gubernur untuk nama calon wagub belum masuk dengan kita. Intinya kita masih menunggu surat, surat masuk langsung kita proses,” ujar Ketua DPRD Provinsi Bengkulu Ihsan Fajri.

Ihsan menegaskan, setelah dua nama cawagub masuk ke DPRD maka pihaknya akan segera memproses tahapan pilwagub. Dimulai dari pembentukan Panitia Khusus (pansus) dan tahapan lainnya. Menurutnya para calon tidak perlu khawatir DPRD akan memperlambat tahapan, karena semuanya akan dilaksanakan sesegera mungkin sesuai tahapan yang ada. “Dua nama masuk, kita pastikan untuk segera memprosesnya. Tidak benar kabar harus pakai lobi-lobi,” tukasnya.

Lanjutnya, pihaknya juga menginginkan agar kursi wagub yang sudah cukup lama kosong ini bisa segera diisi.  Adanya wagub itu akan membantu  gubernur dalam menjalankan roda pemerintahan. Selain itu menurutnya, dengan adanya wagub ini dapat mempercepat pembangunan yang ada di Provinsi Bengkulu

‘Mungkin jika ada hal-hal yang gubernur berhalangan hadir, ada wakil yang dapat mewakilinya,” kata Ihsan.

Keempat parpol pengusung, yaitu Hanura, PKPI, NasDem, dan PKB juga berharap gubernur sesegera menyerahkan usulan 2 nama cawagub yang sudah disepakati parpol pengusung kepada DPRD Provinsi Bengkulu. Agar dewan bisa segera memproses dan mempersiapkan tahapan pilwagub.

“Kita berharap kursi yang sudah cukup lama kosong ini bisa diisi. Untuk membantu gubernur dalam mewujudkan visi dan misi gubernur,” beber Ketua DPW Partai PKB Provinsi Bengkulu Heliardo.

Pengamat politik dari Universitas Bengkulu, Drs. Azhar Marwan. M.Si mengatakan yang menentukan kursi wagub akan diduduki Muslihan DS atau sebaliknya Dedy Ermansyah alias Dedy Black, adalah anggota DPRD Provinsi Bengkulu. Faktor kemenangan sangat ditentukan oleh kekuatan jaringan serta lobi parpol pengusung dan kandidat itu sendiri. “Calon harus memperebutkan 45 suara di DPRD provinsi. Siapa yang memperoleh suara terbanyak, dia yang akan menang,” bebernya.

Menurutnya, parpol yang punya modal suara lebih banyak apabila kompak akan lebih diuntungkan untuk meraih angka itu. Namun dukungan suara parpol di luar parpol pengusung bisa juga tidak kompak. Untuk mendapatkan suara liar ini, maka perlu teknik dan strategi pendekatan bervariasi disamping melalui jalur partai dengan pendekatan secara personal yang tidak boleh diabaikan.

“Kedekatan personal masing-masing calon dengan anggota dewan bisa menjadi kekuatan bagi kedua calon tersebut,” tukasnya.

Kursi terbanyak di DPRD Provinsi Bengkulu saat ini dimiliki PDI Perjuanga, ada 7 kursi alias 7 suara. Bila mendapatkan dukungan dari parpol berkantong suara banyak ini tentunya akan semakin memuluskan langkah calon. Saat ditanya dukungan PDI Pejuangan akan diberikan kepada calon mana, Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bengkulu Elva Hartati menjawab bahwa PDI Perjuangan belum membahas hal tersebut. Mengingat tahapan di DPRD provinsi belum dimulai.

“Kan tahapannya belum mulai, iyah nanti kalau sudah dimulai kita baru membahasnya. Nanti akan kita kumpulkan anggota dewan provinsi dari PDI Perjuangan. Ada instruksi dari partai dan harus diikuti,” demikian Elva. (key)

Berita Lainnya

Cabuli Anak Tetangga, Petani Ditangkap

BERMANI ULU – Polsek Bermani  Ulu Polres Rejang Lebong, Senin (14/10) sekitar pukul 10.00 WIB, ...

error: Content is protected !!