Sabtu , 24 Agustus 2019
Home / Daerah / Bengkulu Tengah / Kejari Kawal Titik Nol Pembangunan Tahura

Kejari Kawal Titik Nol Pembangunan Tahura

KAWAL: Tim dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu Utara (BU) mengawal pelaksanaan titik nol pembangunan sarana fasilitas umum di Tahura Rajo Lelo.(foto: fintah/rb)

BENTENG – Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu Utara (BU) yang dipimpin Kasi Intel, Denny Agustian, SH, MH, Jumat (12/7) memimpin pemantauan titik nol pembangunan sarana pendukung di Taman Hutan Raya (Tahura) Rajo Lelo. Kegiatan melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Benteng ini, juga telah melakukan pertemuan di Kantor Kejari BU, dalam rangka pendampingan pelaksanaan kegiatan melalui TP4D.

Pemantauan titik nol Jumat (12/7) juga dihadiri Plt. Kadisparbud Benteng, Gunawan Wibisana Rifki, S.STP, MH beserta jajarannya, Camat Pondok Kubang, Zainal Abidin, S.IP, Kades Tanjung Terdana, Haluan Muslimin, dan juga pihak pelaksana kegiatan.

Denny dalam pesannya mengharapkan agar pelaksana kegiatan bisa bekerja sesuai aturan. Hal ini lantaran pembangunan akan dipantau langsung pihaknya. Sehingga diharapkan Tahura dapat menjadi pusat kegiatan atau tempat rekreasi yang mudah dijangkau. “Pekerjaan sesuai dengan rencana yang sudah ada,” jelasnya.

Selain memantau langsung titik lokasi pembangunan, Denny juga menyarankan untuk beberapa penambahan kegiatan ke depan yang belum dilaksanakan tahun ini. Seperti lokasi kolam di Tahura yang bisa dibangun untuk menambah menariknya taman yang sudah resmi menjadi milik Pemkab Benteng tersebut.

Sementara itu, Gunawan mengatakan pihaknya secara bertahap siap untuk melanjutkan beberapa pembangunan fasilitas umum dan sarana pendukung lainnya. Termasuk saran dari pihak Kejari BU agar lokasi Tahura semakin menarik untuk ke depan.

Namun, untuk tahap awal ini Gunawan ingin pelaksanaan kegiatan bisa berjalan lancar tanpa ada hambatan apapun. Apalagi kegiatan yang ada melalui Disparbud Benteng, sudah dipantau dan didampingi langsung oleh Kejari BU. “Pengawalan melalui TP4D agar kegiatan berjalan sesuai aturan,” ujarnya.

Sementara itu, Haluan Muslimin  berharap Tahura pascadiserahkan menjadi aset Pemkab Benteng, akan menjadi pusat wisata baru untuk Kabupaten Benteng. Pembangunan sarana pendukung dan fasilitas umum, memudahkan pengunjung ketika datang dan berwisata ke Tahura. “Kami mendukung dan siap menjadikan Tahura pusat wisata baru di Benteng,” demikian Haluan. (vla/krn)

Berita Lainnya

Penyerobot Lahan Tahura Tak Bisa Urus Sertifikat

BENTENG – Lahan Taman Hutan Raya (Tahura) Rajo Lelo di Desa Tanjung Terdana, Kecamatan Pondok ...

error: Content is protected !!