Sabtu , 24 Agustus 2019
Home / Metropolis / Umumkan OPD Minim Serapan Anggaran

Umumkan OPD Minim Serapan Anggaran

Heri Ifzan

BENGKULU – Jelang pembahasan rancangan APBD perubahan, DPRD Kota Bengkulu kembali menagih agar Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melaporkan Realisasi Anggaran tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pasalnya sampai saat ini DPRD kota belum menerima laporan realisasi serapan anggaran yang sudah memasuki triwulan ketiga.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Heri Ifzan, SE meminta, dari total 41 Perangkat Daerah yang ada di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu, sebaiknya diumumkan secara terbuka realisasi serapan anggaran tersebut secara cepat dan efisien.

“Sebaiknya cepat disampaikan segera laporan serapan anggaran itu. Bila perlu diumumkan saja Anggaran OPD minim. Karena kita akan membahas anggaran rancangan APBD perubahan dan rancangan APBD murni 2020. Jadi tim banggar juga harus mengetahui keseluruhan realisasi serapan anggaran itu,” kata Heri Ifzan.

Selain itu menurut Heri, mengingat tutup anggaran sebentar lagi, agar seluruh OPD bekerja semaksimal mungkin dan terus berupaya merealisasikan program yang sudah dianggarkan tersebut.

“Karena wajar bila DPRD mempertanyakan kejelasan serapan anggaran itu. Sebab hal ini berkaitan dengan sejauh mana program yang sudah dijalankan dari realisasi anggaran yang pernah dibahas DPRD kota. Sebab bila serapan minim tentu menjadi evaluasi kita bersama,” tuturnya.

Senada disampaikan Anggota Banggar DPRD kota lainnya, Suimi Fales, SH, MH mengungkapkan, mengingat sebentar lagi sudah memasuki penggunaan APBD Perubahan. Namun kendati demikian para Perangkat Daerah tetap diminta bekerja maksimal, agar realisasi anggaran bisa terserap maksimal.

“Sejauh ini kita lihat sejumlah OPD realisasinya masih minim. Apalagi jelang pembahasan anggaran ini sebaiknya wajib disampaikan realisasi serapan anggaran sudah sejauh mana,” tutur Suimi.(new)

Berita Lainnya

Buruh Abadi Makmur Tuntut Gaji UMP

BENGKULU – Sebanyak 50 buruh CV. Abadi Makmur, perusahaan yang bergerak di bidang impor kayu ...

error: Content is protected !!