Senin , 14 Oktober 2019
Home / Daerah / Kepahiang / Kekurangan Armada

Kekurangan Armada

KEPAHIANG – Volume sampah rumah tangga di Kabupaten Kepahiang, setiap harinya semakin sulit dikendalikan. Bahkan berdasarkan data dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kepahiang, setiap harinya mereka membersihkan sampah mencapai 90 kubik, yang umumnya terdiri dari sampah rumah tangga.

Bahkan saat ini DLH Kabupaten Kepahiang mengaku kesulitan mengangkut seluruh sampah yang ada lantaran minimnya armada pengangkutan yang dimiliki saat ini. Diketahui saat ini DLH Kabupaten Kepahiang hanya memiliki sebanyak 1 unit buldozer yang kondisinya rusak berat, 1 unit eksavator, 6 unit dump truck yang mana 2 diantaranya rusak berat, 5 unit motor roda tiga yang 3 diantaranya rusak berat, 1 unit amprol truck, 1 unit kontainer, 2 unit chainsaw, dan 2 unit TPS 3R.

“Harus diakui saat ini kondisi armada yang kita miliki untuk mengangkut sampah, masih sangat minim. Namun kita tetap dituntut untuk bekerja maksimal. Rata-rata per setiap harinya kami membersihkan lebih dari 90 kubik sampah, yang ditumpuk di lingkungan masyarakat,” ungkap Kepala DLH Kabupaten Kepahiang Muktar Yatib, M.Pd.

Untuk itu saat ini DLH Kabupaten Kepahiang sudah mengusulkan beberapa tambahan armada kepada pemerintah pusat, dan masih menunggu konfirmasi dari pemerintah pusat atas usulan tersebut. “Mudah-mudahan usulan yang kita sampaikan tersebut diakomodir, sehingga kita bisa maksimal dalam melakukan pengangkutan sampah yang ada,” bebernya.

Diketahui pada 2019 ini hanya mendapatkan kucuran dana APBD sebesar Rp 4,9 miliar. Jumlah Anggaran tersebut sama besarnya dengan anggaran yang diterima dari APBD 2018 lalu. Kendati anggaran yang diterima tahun 2019 sama dengan tahun 2018, namun pihaknya tetap akan berupaya sebaik mungkin untuk tetap bekerja menunjang program pembangunan yang dicanangkan oleh Bupati Kepahiang.

“Seperti itulah kemampuan keuangan daerah kita, dan mau tak mau kami harus mengoptimalkan apa yang ada,” ungkap Muktar.

Ia menuturkan bahwa dari anggaran yang ada tersebut, nantinya akan banyak terserap untuk belanja pegawai dan operasional. Selain itu di tahun 2019 ini ada beberapa pengadaan fisik yang akan dilakukan DLH, salah satunya adalah pengadaan mobil operasional truk sampah untuk membantu penanggulangan masalah kebersihan yang ada di Kabupaten Kepahiang.

“Ya memang ada beberapa pengadaan fisik rutin yang akan kita adakan di tahun 2019 ini. Namun belum bisa kita pastikan nantinya pengadaan tersebut apakah berupa truk atau kontainer, tergantung pada anggaran yang ada saja. Namun yang kita usulkan sejauh ini adalah kontainer yang rencananya akan ditempatkan 1 unit di setiap Kecamatan,” demikian Muktar. (sly)

Berita Lainnya

Desa Bogor Baru Fokus Kembangkan Agrowisata

KEPAHIANG – Tidak memiliki potensi wisata, tak membuat Desa Bogor Baru Kecamatan Kepahiang patah arang ...

error: Content is protected !!