Jumat , 23 Agustus 2019
Home / Metropolis / Sembarangan Pakai Mobnas, Tindak Tegas

Sembarangan Pakai Mobnas, Tindak Tegas

TERTIBKAN: Sejumlah mobil dinas (mobnas) milik Pemerintah Kota saat ini menjadi sorotan lantaran sering ditemukan disalahgunakan oknum.(foto: wahyu/rb)

BENGKULU- DPRD Kota Bengkulu kembali mendapat laporan dari masyarakat terkait dugaan keberadaan mobil dinas (mobnas) yang kerap kali disalahgunakan oknum tertentu untuk kepentingan pribadi.

Anggota DPRD Kota Bengkulu, Ronny L Tobing menyayangkan, ditemukannya kendaraan dinas terutama mobnas kerap kali dipakai oleh oknum tertentu bukan untuk kepentingan dinas.

“Laporan dari masyarakat harus ditindaklanjuti, jika selama ini ada mobnas pemkot seringkali disalahgunakan tersebut. Apalagi mobnas dipakai bukan dari kalangan orang pegawai atau pejabat pemkot. Tentu  hal itu perlu ditindak tegas oleh walikota dan pak sekda. Sebab itu sangat menyalahi (mobnas dipakai sembarangan),” kritik Ronny.

Apalagi sesuai aturannya, sambung Ronny, penerapan mobnas itu jelas digunakan untuk kegiatan kantor dan urusan pekerjaan dinas. Jadi menurutnya, kalau dipakai untuk kegiatan pribadi untuk sekedar jalan-jalan itu sudah menyalahi. ”Apalagi pengalaman yang sering terjadi selama ini. Bahwa mbnas itu sering disalahgunakan untuk kepentingan pribadi semata seperti plat diganti semua dengan plat hitam,” ungkapnya.

Ke depan lanjut Ronny, demi mencegah mobil dinas (mobnas) disalahgunakan sebaiknya Pemkot perlu membuat formula khusus seperti pemberlakuan pemasangan stiker khusus seluruh mobil dinas (mobnas) seperti yang sudah diberlakukan daerah lain.

“Karena dapat mencegah agar mobnas itu tidak disalahgunakan. Sebab selama ini mobnas sering kali gampang disalahgunakan itu mudah tinggal mengganti dengan plat hitam. Jadi bila ada stiker khusus, tentu dapat menimalisir mobnas tidak disalahgunakan lagi,” ujarnya.

Senada disampaikan, Koodinator Forum Rakyat Peduli Bengkulu, Hasbullah mengungkapkan, Kepala Daerah juga belum terlambat membuat edaran untuk pemasangan stiker khusus mobnas tersebut. Dia berharap, surat edaran tersebut berisikan penegasan dan bukan sekadar imbauan semata.

“Karena kendaraan dinas itu tidak bisa dipakai untuk kepentingan pribadi, kasihan masyarakat yang melihatnya kalau kendaraan dinas milik negara dipakai semaunya. Apalagi seperti sejumlah kampus perguruan tinggi itupun juga sudah berlakukan pemasangan stiker khusus mobnas,” bebernya.

Saat dikonfirmasi, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bengkulu, Ir. Arif Gunadi menuturkan, bahwa pengawasan kendaraan dinas ditiap organisasi perangkat daerah (OPD) merupakan tanggungjawab dari masing-masing OPD itu sendiri.

“Jadi bila ada mobnas ada yang disalahgunakan, maka Kepala OPD harus menindak tegas. Namun sejauh ini kita belum mendapatkan laporan (mobnas digunakan sembarangan). Yang jelas kendaraan dinas itu tidak boleh dipakai sembarangan tanpa seizin atasan,” tegas Arif Gunadi.(new)

Berita Lainnya

Distribusi BPNT, Dinsos Gandeng Karang Taruna

BENGKULU – Dinas Sosial Provinsi akan bekerja sama dengan Bulog Bengkulu untuk memasok kebutuhan komoditas ...

error: Content is protected !!