Sabtu , 24 Agustus 2019
Home / Pemilu / Aan dan Edwar Tunggu Perintah Partai

Aan dan Edwar Tunggu Perintah Partai

ANDRIAN DEFANDRA DAN EDWAR SAMSI

KEPAHIANG – Pasca munculnya sinyal dari petahana untuk kembali maju dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Kepahiang 2020, sejumlah figur yang digadang-gadangkan akan mampu bersaing merebut kursi BD 1 G pun mulai bermunculan. Salah satunya yang santer saat ini adalah nama Andrian Defandra dan Edwar Samsi.

Kedua figur ini merupakan wajah yang tak asing dalam kancah perpolitikan di Kabupaten Kepahiang. Bahkan lebih dari sebagian masyarakat Kepahiang cukup familiar dengan kedua figur ini. Hal tersebut tampak dari rekam jejak keduanya dalam perpolitikan di Bumei Sehasen itu bisa terbilang sangat sukses.

Andrian Defandra, SE atau yang akrab disapa Aan, sepak terjangnya sebagai Wakil Ketua I DPRD Kepahiang selama ini yang dikenal cukup dekat dengan masyarakat, menjadi alasan logis bagi masyarakat untuk memilih Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Kepahiang ini. Bahkan Pemilu 2019, Aan kembali meraih kursi DPRD Kepahiang setelah partai yang diusungnya meraih suara terbanyak kedua hasil Pemilu 2019. Aan sendiri meraih suara tertinggi di partainya yakni dengan perolehan 1.967 suara dari total suara partai 11.050 suara.

Sementara Edwar Samsi, S.IP, MM, juga tidak perlu diragukan lagi kinerjanya. Terbukti Ketua DPC PDIP Kepahiang ini sudah 3 periode terpilih duduk di DPRD Kepaihang. Saat ini Edwar telah memastikan meraih kursi DPRD Provinsi Bengkulu berdasarkan hasil Pemilu 17 April lalu, dan meraih suara tertinggi kursi DPRD Provinsi Bengkulu Dapil Kepahiang dengan perolehan 9.518 suara dari 17.170 suara PDIP di kabupaten ini.

Ketika dikonfirmasi, Andrian Defandra mengatakan dengan adanya tanggapan dari masyarakat mengenai dirinya yang dianggap layak untuk terjun dalam Pilbup 2020, ia mengaku berterimakasih kepada masyarakat yang sudah memberikan harapan untuk dirinya agar maju pada pilkada nanti. Hanya saja menurutnya, dirinya selaku pengurus partai tentunya menunggu dulu seperti apa keputusan dari partai.

Hal serupa juga disampaikan Edwar Samsi. Menurutnya, untuk mencalonkan dalam Pilbup 2020, salah satu syaratnya adalah memiliki kursi minimal 20 persen dari jumlah kursi DPRD Kepahiang yakni 5 kursi. PDIP sendiri sebelum melangkah jauh ke Pilkada 2020, tentu harus melakukan penghitungan yang jeli terhadap hasil Pemilu 2019 ini. “Secara pribadi, saya tentu siap jika memang nantinya dipercaya oleh masyarakat dan parpol untuk ikut maju dalam Pilkada 2020. Hanya untuk saat ini saya masih ingin menyelesaikan beberapa pekerjaan saya dulu di DPRD Kepahiang, dan mempersiapkan diri untuk bekerja di ranah selanjutnya di DPRD Provinsi Bengkulu periode ini. Setelah itu kita lihat saja seperti apa langkah jelang Pilbup 2020 nanti,” beber Edwar.(sly)

Berita Lainnya

Lusa, Dewan Lebong Dilantik

PELABAI – Jika tidak ada kendala, Senin (26/8), sebanyak 25 anggota DPRD Kabupaten Lebong periode ...

error: Content is protected !!