Jumat , 20 September 2019
Home / Metropolis / Pendaftaran Calon Bintara

Pendaftaran Calon Bintara

BENGKULU – Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD) memberikan kesempatan kepada pemuda Indonesia, terkhususnya Bengkulu untuk menjadi Bintara TNI melalui pendidikan sekolah calon Bintara Prajurit karier tahun 2019. Seleksi penerimaan calon Bintara ini terbuka untuk umum dan seluruh Warga Negara Indonesia (WNI).

Peserta yang berminat bisa langsung mendaftarkan diri  secara online di website http://ad.rekrutmen-tni.mil.id atau dapat langsung mengambil formulir di staf Ajenrem 041/Gamas Jl. Indragiri No. 28 Padang Harapan, Kota Bengkulu mulai 13 – 28 Agustus 2019.

Persyaratan khusus pendaftar sebagai Bintara TNI AD usia per 30 September 2019 tidak boleh kurang dari 17 tahun 9 bulan dan tidak lebih dari 22 tahun. Hal ini disampaikan oleh Komandan Korem 041/Gamas, Kolonel Inf Dwi Wahyudi, S.AN, MM melalui Kepala Ajenrem Mayor Caj Ronal Manik, S.Sos, MH, Senin (15/7).

“Adapun persyaratan selanjutnya calon Bintara tidak boleh memiliki catatan kriminalitas dibuktikan SKCK, tinggi badan tidak boleh kurang dari 163 cm, sehat jasmani dan rohani serta tidak berkacamata, tidak bertato, bertindik, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama atau adat,” katanya.

Syarat lain, bukan anggota prajurit TNI, Polri, dan TNI PNS. Lulusan SMA/MA/SMK baik negeri atau swasta yang terakreditasi dengan ketentuan nilai rata-rata, lulusan tahun 2015 Ujian Nasional (Unas) minimal nilai 55, lulusan tahun 2016 Unas minimal 50, lulusan tahun 2017 Unas minimal 40. Lulusan tahun 2018 Unas minimal 39, lulusan tahun 2019 Unas minimal 40,5. “Belum menikah dan sanggup tidak menikah selama 2 tahun dalam pendidikan,” ujarnya.

Kemudian, bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI, harus ada surat persetujuan orang tua atau wali, melampirkan surat keterangan dari Babinsa dengan diketahui lurah atau Kepala Desa (Kades) setempat. Bagi yang sudah bekerja melampirkan surat izin dari pimpinan, bersedia diberhentikan dari status pegawai bila diterima menjadi Bintara PK  TNI AD. “Tentu saja harus bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 tahun,” tambah Ronal.

Ditegaskannya, peserta harus mengikuti pemeriksaan atau pengujian yang diselenggarakan panitia. Berupa administrasi, kesehatan, jasmani, mental ideologi, psikologi dan akademik. Mentaati peraturan bebas KKN baik langsung maupun tidak langsung dan apabila terbukti secara hukum melanggar maka bersedia dinyatakan tidak lulus atau dikeluarkan dari pendidikan pertama. “Daftarkan diri Anda segera, ayo berkarir di bidang militer,” tutupnya. (rno)

Berita Lainnya

Dewan Setuju Gaji Honorer Naik

BENGKULU – Ketua sementara  DPRD Kota Bengkulu, Suprianto, S.IP mendukung rencana untuk menaikkan gaji honorer ...

error: Content is protected !!