Rabu , 18 September 2019
Home / Daerah / Mukomuko / Tempo Satu Hari, Dua Korban Tewas

Tempo Satu Hari, Dua Korban Tewas

Dedi Kusnadi

MUKOMUKO – Dua warga asal warga Kabupaten Mukomuko melayang dalam waktu sehari. Dan keduanya masih usia anak-anak. Satu orang nama Riztu Okta Subagio, asal warga Desa Teruntung Kecamatan Teras Terunjam berusia 6 tahun.

Satu lagi yakni bernama Rifki, warga Desa Setia Budi Kecamatan Kota Mukomuko berusia 15 tahun. Keduanya meninggal Minggu (14/7) sore. Di Dua lokasi yang berbeda dan sebab yang berbeda.

Rifki meninggal dunia, dikarenakan terjadi kecelakaan lalu lintas (Lakalantas). Lalu Riztu karena musibah tenggelam di sungai.

Riztu warga Desa Teruntung meninggal dunia diduga tenggelam pada aliran Sungai Betung wilayah Desa setempat. Ini dikatakan Camat Teras Terunjam, Jodi, S.Pd.

Bermula pada pukul 14.30 WIB, hari Minggu (14/7), korban sama teman-temannya yakni Alves, Ziban, Joy, Arya dan Tama, mandi di sungai dekat Jembatan Sungai Betung. Namun sampai di sungai korban langsung melompat.

Tapi naas kaki korban tersangkut di tangga bekas yang ada dalam dasar sungai. Melihat korban tak muncul ke permukaan, dan teman-temannya berusaha memberikan pertolongan. Tapi apa hendak dikata, anak-anak tak bisa melepaskan kaki korban yang terjepit.

‘’Diduga kaki korban tersangkut. Sehingga korban tidak bisa bernapas karena di dalam air, dan meninggal dunia,” papar camat.

“Korban ditemukan di dalam sungai sekitar setengah jam setelah dilaporkan oleh teman korban kepada warganya. Langsung dibawa ke Puskesmas. Tapi sudah tidak terloong lagi. Dan pagi hari ini (Senin, 15/7), korban baru dimakamkan,” jelas camat.

Pada hari yang sama pukul 17.00 WIB, juga meninggal dunia Rifki akibat Laka Lantas. Kejadian berlokasi di jalan lintas barat (Jalinbar) Sumatera, di Wilayah Kelurahan Koto Jaya Kecamatan Kota Mukomuko.

Laka Lantas itu melibatkan antara motor Merek Honda C70 modifikasi tanpa tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) dengan mobil Daihatsu Granmax Nopol BD 9544 NC.

Kejadiannya korban menabrak lampu belakang sebelah kanan mobil yang dikendarai Andres Efendi (36) warga Desa Penarik Kecamatan Penarik.

“Rifki tidak menggunakan helm. juga tidak memiliki SIM. Korban mengalami luka berat pada bagian kepala dan meninggal dunia di TKP,” kata Kapolres Mukomuko AKBP. Yayat Ruhiyat, S.IK melalui Kasatlantas AKP. Dedi Kusnadi, SH.

Sedangkan rekan yang dibonceng, Rizki (16) juga warga Desa Setia Budi juga tak pakai helm. Ia mengalami luka berat dengan patah dan robek bagian kaki kiri. Dan dilarikan ke rumah sakit.

“Sopir mobil tak apa-apa. Kedua kendaraan yang terlibat sudah kita amankan. Korban yang meninggal dunia sudah dibawa ke rumah duka,” pungkas Kasat.(hue)

Berita Lainnya

Soal Air Irigasi Terjadi Konflik

MUKOMUKO – Konflik sesama petani, dan juga petani sama petugas pintu air mulai pecah. Ini ...

error: Content is protected !!