Rabu , 18 September 2019
Home / Daerah / Kepahiang / Daftarkan Produk di Ditjen KI

Daftarkan Produk di Ditjen KI

SOSIALISASI: Tim dari Dinas Pertanian Kepahiang memberikan sosialisasi kepada para petani kopi di Kecamatan Kabawetan.(foto: ARIE/RB)

KEPAHIANG – Masih minimnya kemampuan para petani kopi dalam pengolahan pasca panen dan pendaftaran produk di Kabupaten Kepahiang, membuat beberapa produk kopi masyarakat diklaim oleh daerah lain dan telah lebih dulu terdaftar di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (Ditjen KI) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

Kondisi ini membuat Dinas Pertanian (Distan) Kepahiang merasa harus turun melakukan sosialisasi pengolahan pasca panen dan pendaftaran produk kepada para petani kopi di wilayah Kabupaten Kepahiang. Untuk tahapan awal, Selasa (18/7) sosialisasi dilakukan Distan di Sekretariat Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) Kopi Robusta Kepahiang di Desa Bukit Sari, Kecamatan Kabawetan.

Kepala Bidang Perkebunan Distan Kepahiang, Deva Yurita Ambarini, SP mengatakan beberapa waktu lalu merk Kopi Bagus yang diproduksi petani Kepahiang di Desa Bandung Jaya, Kecamatan Kepahiang, ternyata sudah lebih dulu terdaftar atas nama orang lain di Ditjen KI Kemenkumham.

Hal ini tentu berdampak pada meruginya produk kopi Kepahiang nantinya lantaran merk yang selama ini dikenal di produksi oleh petani Kepahiang, ternyata terdaftar menjadi merk milik orang dari daerah lain.   “Dari sosialisasi ini, kita memberikan pemahaman dan arahan kepada para petani, agar bisa segera mendaftarkan setiap produknya ke Ditjen KI Kemenkumham. Sehingga produk-produk yang dihasilkan petani kopi di Kepahiang bisa berdampak pada penguatan ekonomi petani itu sendiri dan produksi kopi Kepahiang ke depannya,” ungkap Deva.

Dijelaskan Deva, pasca keluarnya Sertifikat Indigasi Geografis (SIG) Kopi Robusta Kepahiang, mengharuskan pihaknya untuk bisa terus mempertahankan kualitas kopi Robusta Kepahiang, di tengah persaingan produksi kopi tanah air saat ini. Salah satunya adalah mengarahkan seluruh petani dan produsen kopi Kepahiang mendaftarkan setiap produknya ke Ditjen KI.

“Jadi ke depannya kalau ada kejadian produsen lain yang memakai merk kita, kita bisa menuntutnya. Dengan syarat produk kita harus sudah lebih dulu terdaftar. Kalau seperti kejadian Kopi Bagus beberapa waktu lalu, bisa-bisa kita yang dilaporkan orang karena memakai merk-nya,” beber Deva.(sly)

Berita Lainnya

Tak Taat Pajak, Kendaraan Dinas Segera Dikandangkan

KEPAHIANG – Banyaknya kendaraan dinas (Randis) di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kepahiang ...

error: Content is protected !!