Rabu , 20 November 2019
Home / Daerah / Kepahiang / Desa Harus Punya Kelompok Kerajinan

Desa Harus Punya Kelompok Kerajinan

KERAJINAN: Wakil Bupati Kepahiang, Netti Herawati melihat langsung proses pembuatan kerajinan anyaman di Kecamatan Kepahiang, Selasa (16/7).(foto: ARIE/RB)

KEPAHIANG – Salah satu kerajinan yang bernilai ekonomis di Kabupaten Kepahiang yang saat ini masih berjalan yakni kerajinan anyaman. Kendati produksi kerajinan anyaman belum begitu luas merambah pasar daerah, namun hampir setiap sudut wilayah di Kabupaten Kepahiang memiliki beberapa kelompok masyarakat yang memiliki kemampuan membuat kerajinan jenis ini.

Wakil Bupati Kepahiang, Netti Herawati, S.Sos berharap kerajinan ini bisa terus ditingkatkan produksinya sehingga memiliki nilai ekonomis yang lebih untuk masyarakat. Ia berharap setiap desa bisa membentuk kelompok kerajinan khususnya anyaman yang ke depan bisa menjadi salah satu unit usaha desa yang menghasilkan pendapatan untuk desa.

“Anyaman ini merupakan warisan budaya yang perlu kita jaga dan lestarikan. Saat ini kita melihat banyak lansia yang masih produktif membuat kerajinan tangan berupa anyaman ini. Untuk itu kita ingin setiap desa membentuk kelompok guna melestarikan kerajinan tangan ini dengan melibatkan lansia yang masih produktif sebagai tenaga pengajarnya,” papar Netti.

Menurutnya, salah satu faktor menurunnya produksi kerajinan anyaman di tengah masyarakat saat ini karena sulitnya dalam memasarkannya. Netti meminta instansi terkait bisa memfasilitasi hasil produksi anyaman dari kelompok masyarakat ini. “Nanti kita akan instruksikan dengan dinas dan instansi terkait untuk memfasilitasi memasarkan hasil produk anyaman ini, baik di tingkat lokal, nasional bahkan internasional. Salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah dengan menampilkan produk anyaman di setiap event yang dilakukan pemerintah, dan juga sebagai buah tangan bagi para wisatawan yang datang ke Kepahiang,” terangnya.

Ditambahkan Netti, pelestarian kerajinan anyaman ini tidak hanya menjaga kekekayaan budaya tetapi juga sebagai bentuk memberdayakan para lansia agar terus berkaya di masa tuanya. “Para lansia tentu akan sangat bangga jika apa yang mereka perbuat dapat membawa nama harum Kabupaten Kepahiang. Sehingga dengan begitu mereka akan memiliki semangat yang tinggi untuk menyalurkan keahliannya dengan generasi muda agar keahlian ini terus dimiliki dari generasi ke generasi,” bebernya.(sly)

Berita Lainnya

Jelang Akhir  188 Pejabat Pemda Kepahiang Dimutasi

KEPAHIANG–  Pemkab Kepahiang kembali menggelar mutasi jabatan, Selasa (19/11) siang. Sebanyak 188 pejabat eselon III ...

error: Content is protected !!