Minggu , 18 Agustus 2019
Home / Breaking News / IAIN Bengkulu Siap Hadapi Tantangan Perkembangan Hukum Keluarga Islam

IAIN Bengkulu Siap Hadapi Tantangan Perkembangan Hukum Keluarga Islam

BERSAMA : Gubernur Bengkulu, Dr. H. Rohidin Mersyah, MMA dan Rektor IAIN Prof. Dr. Sirajuddin, M.Ag, MH, mengabadikan kenangan dengan berfoto bersama. (foto : hasrul/rb)

BENGKULU –  Fakultas Syariah Institute Agama Islam Negeri (IAIN) Bengkulu gelar seminar internasional atau International Conference on Islamic Family Law, Rabu (17/7) di Grage Hotel Bengkulu.  Acara dibuka langsung  Gubernur Bengkulu, Dr. H. Rohidin Mersyah, MMA.  Tema yang diangkat “Islamic Family Law: Challenges and Opportunities in The Indutrial Revolution 4.0 Era”.  Acara tersebut diikuti peserta dari seluruh provinsi di Indonesia, khususnya dosen Hukum Keluarga Islam.

Ditemui usai acara, Gubernur Rohidin Mersyah mengungkapkan jika kegiatan ini penting diikuti dalam rangka menghadapi terus berkembangnya zaman saat ini. “Kajiannya hukum keluarga Islam. Artinya memang penting bagaimana membentengi keluarga dalam format hukum Islam yang benar sehingga keluarga betul-betul menjadi hal terkecil dalam pondasi untuk membangun sebuah bangsa, sebuah negara,” kata Rohidin.

Rektor IAIN Bengkulu, Prof. Dr. Sirajuddin, M.Ag, MH mengungkapkan dengan kegiatan yang dilaksanakan tersebut diharapkan akan menghasilkan produk-produk pemikiran yang memang bisa mengembangkan hukum Islam keluarga yang terus berkembang terus sesuai perkembangan zaman dan sosial kemasyarakatan. “Jadi memang harus didiskusikan terus menerus sehingga nantinya ada kepastian hukum itu sendiri,” terangnya.

Khusus di internal IAIN sendiri, lanjutnya, mereka terus menerapkan terkait dengan perkembangan di era sekarang ini yakni tidak gagap terhadap perkembangan teknologi. “Jadi kita terus mengikuti perkembangan ini melalui referensi-referensi yang baru, informasi-informasi yang baru. Misalnya nanti Mr. Crishtoper Cosen (salah satu keynote speaker) mungkin nanti ada teknologi yang dikembangkan dari Amerika bisa ditransformasikan ke kita,” terangnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Syariah, IAIN Bengkulu, Dr. Imam Mahdi, SH mengatakan seminar ini dilaksanakan untuk terus menghadapi perkembangan yang terus berjalan. Hukum Islam sendiri bergerak dinamis mengikuti perkembangan zaman tersebut. “Ada empat keynote speaker (pemateri yang kita hadirkan dalam acara ini,” ujarnya.

Keempat keynote speaker masing-masing, Crishtoper Cason Yant berasal dari University Of Washinton School Of Law, Prof. Khoirudin Nasution,MA yang berasal dari Islamic State University Sunam Kalijaga Yogyakarta (the chairen of Indonesia), Prof. Dr. Siranuddin, M.Ag,MH selaku Rektor IAIN Bengkulu dan Prof. Dr. Darussalam,MA selaku Dean Faculty of Sharia and Law Islamic State University Makassar.  Kegiatan ini juga dihadiri oleh civitas akademika IAIN Bengkulu beserta tamu undangan lainnya yang hadir dalam acara tersebut. (zie)

Berita Lainnya

Dhol Gagal Masuk Warisan Budaya Nasional

BENGKULU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu berupaya mendorong jumlah karya seni dan budaya ditetapkan sebagai ...

error: Content is protected !!