Jumat , 20 September 2019
Home / Daerah / Kepahiang / Maling Kopi, Petani Dibekuk

Maling Kopi, Petani Dibekuk

MALING: AR (41) diringkus polisi dan dijebloskan ke sel tahanan Mapolsek Bermani Ilir.(foto: ARIE/RB)

KEPAHIANG – Akibat ulahnya yang nekat melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) pada siang hari, seorang petani berinisial AR (41) warga Desa Bandung Jaya, Kecamatan Kabawetan, harus mendekam di balik dinginnya sel tahanan Mapolsek Bermani Ilir.

AR diamankan pukul 14.00 WIB, Selasa (16/7) oleh aparat kepolisian ketika sedang bersembunyi di salah satu rumah warga di Desa Talang Tige, Kecamatan Muara Kemumu. Tersangka sebelumnya melakukan percobaan curas di pondok milik Joko Linda (20), warga Desa Talang Tige sekitar pukul 13.00 WIB, pada Senin (15/7).

Data terhimpun, sesaat sebelum kejadian korban Renti Ariska (17) yang merupakan istri dari Joko Linda, sedang memasak di dapur pondok kebunnya. Saat itu tiba-tiba tersangka masuk ke dalam pondok melalui pintu belakang dekat dapur, dan langsung bertemu dengan korban.

Korban yang saat ini tengah mempersiapkan makanan untuk makan siang, terkejut melihat tersangka masuk dengan memegang parang. Untuk menghindari hal yang tak diinginkan, korban langsung memegang parang yang saat itu tengah dipegang tersangka.

Akibatnya terjadi keributan antara tersangka dan korban, sehingga akhirnya tersangka menghantam korban dengan parang. Akibatnya korban mengalami luka rubek di bagian tangannya. Korban yang merasa kesakitan akhirnya berteriak meminta pertolongan warga.

Menyadari kondisinya yang tidak menguntungkan, tersangka langsung melarikan diri. Sementara warga sekitar dan suami korban yang mendengar teriakan minta tolong dari korban, langsung bergegas menuju ke pondok. Setelah melarikan korban ke puskesmas terdekat, beberapa warga dan suami korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Bermani Ilir.

Mendapatkan laporan tersebut, aparat kepolisian dari Polsek Bermani Ilir melakukan pengejaran. Setelah mendapatkan keterangan dari korban dan beberapa saksi, serta melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), polisi mencari keberadaan tersangka hingga ke rumahnya di Desa Bandung Jaya. Namun hingga malam harinya tersangka tidak kembali ke rumahnya.

Kemudian pagi harinya (kemarin, red) polisi mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa tersangka masih berada di Desa Talang Tige dan bersembunyi di salah satu rumah warga. Mendapatkan informasi tersebut, polisi akhirnya berhasil menangkap tersangka tanpa perlawanan.

Kapolres Kepahiang AKBP Pahala Simanjuntak, SH, S.IK melalui Kapolsek Bermani Ilir Iptu Joko Triyanto, S.Sos membenarkan penangkapan tersebut. Tersangka mengakui kedatangannya ke pondok korban untuk mencuri biji kopi hasil panen kebun korban. “Namun sebelum menjalankan aksinya, tersangka lebih dulu dipergoki oleh korban,” ujarnya.(sly)

Berita Lainnya

Setahun Buron, Dibekuk

KEPAHIANG – Hampir setahun menjadi buronan Polres Kepahiang, WD (20) warga Desa Pulogeto, Kecamatan Merigi ...

error: Content is protected !!